Meroket 100 Persen, Itama Ranoraya Tebar Dividen Tunai Rp18 Miliar

23 April 2021 04:25 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Emiten farmasi dan alat kesehatan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) saat IPO di Bursa Efek Indonesia / Dok. Perseroan

JAKARTA – Emiten penyedia peralatan dan perlengkapan medis PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020 sekaligus Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 22 April 2020.

Dalam agenda tersebut, terdapat enam mata acara dalam RUPST dan satu mata acara dalam RUPSLB. Salah satu mata acara yakni penentuan rasio dividen tunai dari laba perseroan tahun buku 2020.

Para pemegang saham menyetujui sebesar Rp18 miliar atau sebesar 30% dari perolehan laba bersih tahun lalu dibagikan sebagai dividen tunai. Sementara sisanya, sebanyak 70% akan digunakan untuk memperkuat permodalan perseroan.

Direktur Keuangan Itama Ranoraya Pratoto Raharjo mengatakan bahwa dividen tersebut setara dengan Rp12 per lembar saham yang akan diterima oleh para pemegang saham IRRA. Nilai ini naik mencapai 100% jika dibandingkan dengan jumlah dividen tahun sebelumnya.

“Dengan telah disetujuinya oleh seluruh pemegang saham, pembayarannya akan dilakukan pada 25 Mei 2021 dengan jadwal Cum dan Ex Dividen masing-masing 30 April dan 3 Mei 2021,” ujarnya di Jakarta, Kamis 22 April 2021.

Dalam rapat tersebut, para pemegang saham juga menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Dewan Komisaris untuk tahun buku 2020.

Selain itu, hasil rapat menyetujui adanya pelunasan serta pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada segenap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku 2020.

Emiten peralatan dan perlengkapan medis berteknologi tinggi PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) membukukan laba bersih sebesar Rp20,91 miliar pada kuartal I-2021.

Angka ini meroket hingga 853,6% jika dibandingkan dengan realisasi laba bersih periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,2 miliar.

Lonjakan laba bersih ini sejalan dengan perolehan pendapatan perseroan yang melejit 754,1% year-on-year (yoy) menjadi Rp228,17 miliar dibandingkan dengan pendapatan pada kuartal I-2020 sebanyak Rp26,71 miliar. (SKO)

Berita Terkait