Merdeka Copper (MDKA) Tawarkan Obligasi Rp9 Triliun, Catat Jadwalnya!

08 Maret 2022 16:35 WIB

Penulis: Merina

Editor: Laila Ramdhini

Tambang Emas Tujuh Bukit Banyuwangi PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) milik konglomerat Edwin Soeryadjaja, Garibaldi Thohir, dan Sandiaga Uno / Merdekacoppergold.com

JAKARTA - Emiten pertambangan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) akan melakukan penawaran umum obligasi berkelanjutan III Merdeka Copper Gold dengan target dana sebanyak-banyaknya Rp9 triliun.

Dalam prospektus yang diterbitkan Selasa, 8 Maret 2022, dalam rangka penawaran umum obligasi ini, Merdeka Copper akan menerbitkan jumlah pokok sebesar Rp3 triliun, yang diterbikan tanpa warkat serta ditawarkan dengan nilai 100% dan terbagi dalam dua seri.

Seri A dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp959 miliar, dengan tingkat bunga tetap 5% per tahun serta jangka waktu 367 hari sejak tanggal emisi.

Sedangkan Seri B memiliki jumlah pokok obligasi sebesar Rp2,04 triliun dengan bunga 7,8% per tahun, serta jangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi.

Adapun bunga obligasi dapat dibayarkan setiap triwulan, dengan bunga pertama dibayarkan pada 8 Juni 2022. Sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasan obligasi akan dibayarkan pada 15 Maret 2023 untuk seri A, dan 8 Maret 2025 untuk seri B.

Kemudian, seluruh pelunasan masing-masing seri obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

Perseoan telah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, PT UOB Kay Hian Sekuritas, dan PT Aldiracita Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi efek dalam penawaran ini, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai wali amanat.

Dana hasil penawaran umum obligasi ini akan digunakan perseroan sebesar 49% untuk pertumbuhan dan pengembangan perseroan atau anak usaha perseroan dalam bentuk pembelian aset ataupun saham. Kemudian 44% akan digunakan untuk pembayaran pokok utang. Lalu sekitar 7% akan digunakan untuk modal kerja anak usaha milik perseroan.

Berikut Jadwal Penerbitan Obligasi MDKA

Tanggal Efektif : 22 Februari 2022

Masa Penawaran Umum Obligasi : 24 Februari - 1 Maret 2022

Tanggal Penjatahan : 4 Maret 2022

Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik (Tanggal Emisi) : 8 Maret 2022

Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 8 Maret 2022

Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 9 Maret 2022

Berita Terkait