Merdeka Copper Gold Lunasi Surat Utang Senilai Rp673,65 Miliar

10 Agustus 2021 11:45 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Editor: Amirudin Zuhri

Tambang Emas Tujuh Bukit Banyuwangi PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) milik konglomerat Edwin Soeryadjaja, Garibaldi Thohir, dan Sandiaga Uno / Merdekacoppergold.com

JAKARTA – Emiten tambang PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) telah melunasi surat utang obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2020 senilai Rp673,65 miliar yang jatuh tempo pada 7 Agustus 2021.Dalam pelunasan, MDKA membayar pokok sekaligus bunga keempat obligasi yang sebesar Rp16,15 miliar.

“Jumlah pelunasan pokok dan pembayaran bunga keempat obligasi adalah sebesar Rp689.804.504.244 (Rp689,8 miliar) serta telah dibayarkan pada tanggal 9 Agustus 2021,” ujar Sekretaris Perusahaan MDKA Adi Adriansyah Sjoekri dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 10 Agustus 2021.

Adi menyebutkan pelunasan juga telah dibayarkan kepada para pemegang obligasi oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai agen pembayaran yang telah ditunjuk oleh MDKA. Dalam pelunasan ini, sumber pendanaan yang digunakan MDKA berasal dari kas perusahaan. 

Mengutip laporan keuangan MDKA, obligasi berkelanjutan I tahap I 2020 ini diterbitkan pada 30 Juli 2020 dan dicatat di BEI pada 3 Agustus 2020. Obligasi yang dilunasi ini merupakan obligasi seri A.

Sementara, obligasi berkelanjutan I tahap I 2020 seri B senilai Rp726,35 miliar baru akan dilunasi pada 30 Juli 2023. Obligasi seri B ini memiliki tingkat bunga 10,5% dan bunganya dibayar tiap kuartal dimulai pada 30 Oktober 2020.

Pada kuartal I-2021, MDKA mencatat pendapatan sebesar US$46,54 juta atau anjlok 55,14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar US$103,78 juta.

Menurunnya pendapatan ini pun membuat MDKA mencatat rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$8,88 juta. Pada kuartal I-2020, MDKA berhasil mencatat laba sebesar US$29,39 juta.

Berita Terkait