Menteri Investasi Pastikan Indonesia Bakal Produksi Mobil Listrik dan Baterai EV pada 2024

17 Mei 2023 14:08 WIB

Penulis: Debrinata Rizky

Editor: Laila Ramdhini

Bahlil Lahadalia (https://ik.imagekit.io/tk6ir0e7mng/uploads/2020/03/Bahlil-Lahadalia.jpg?tr=w-495.98,h-254.64)

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Bahlil Lahadalia memastikan Indonesia akan menjadi negara ASEAN pertama yang akan memproduksi ekosistem mobil listrik juga baterai EV pada 2024.

Bahlil mengatakan, dalam pertemuan Indonesia dengan Korea Selatan, Indonesia sudah meneken kontrak kerja sama produksi baterai listrik dengan LG Corporation dan Hyundai Motor Company. Pabrik baterai listrik 10 gigawatt hasil kerja sama LG dan Hyundai akan diproduksi pada 2024.

"Jadi tahun depan kita sudah mempunyai produk baterai mobil, yang kemarin satu tahun lalu dua tahun lalu di-groundbreaking sama presiden di Karawang," kata Bahlil dilansir pada Rabu, 17 Mei 2023.

Meski begitu, Bahlil tak menampik sempat ada keraguan di kalangan investor Korea Selatan terhadap sosok pemimpin nasional Indonesia, menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden Jokowi. Hal itu berkaitan dengan kepastian dan prospek investasi mereka di Indonesia.

Maka dari itu, Bahlil berusaha terus menyelesaikan sisa investasi asal Korea Selatan yang mangkrak lantaran kemunculan pandemi COVID-19 serta adanya pembebasan tanah yang belum selesai karena terkait lahan warga.

Dia pun menargetkan penyelesaian investasi mangkrak di tahun ini bisa mencapai 87%, sementara target di tahun 2024 atau akhir masa jabatannya yakni 90%.

Berita Terkait