Menggeliat, 89.000 Penumpang Hilir-Mudik di Bandara I Gusti Ngurah Rai selama Agustus 2021

03 September 2021 16:48 WIB

Penulis: Amirudin Zuhri

Pengguna layanan penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai (Istimewa)

DENPASAR- Sepanjang bulan Agustus 2021, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tercatat melayani 89.963 orang penumpang. Jumlah tersebut tercatat meningkat 8 persen dibandingkan layanan penumpang pada bulan Juli 2021.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai - Bali, Herry A.Y Sikado, Jumat, 3 September 2021 mengatakan meski ada peningkatan jumlah penumpang, pihaknya tetap berpegang pada protokol pelayanan jasa penerbangan  di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal itu dilakukan sebagai komitmen mendukung upaya pemerintah mengantisipasi penyebaran COVID-19.

"Jika dibandingkan dengan total penumpang yang dilayani bulan Juli 2021 sebanyak 82.758, terdapat kenaikan 8 persen, namun pada bulan ini terdapat penurunan jumlah pesawat yang mengangkut yakni dari 1.164 pergerakan (Juli 2021) menjadi 1.069 pergerakan (Agustus 2021) atau secara persentase turun 8 persen," kata dia.

Herry merinci selama bulan Agustus 2021, jumlah kedatangan terbanyak pada tanggal 27 Agustus 2021 yang tercatat sejumlah 2.357 orang penumpang. Sementara itu, jumlah keberangkatan terbanyak terjadi pada 29 Agustus 2021 yang tercatat  2.681 orang penumpang.

Adapun tiga maskapai yang mengangkut penumpang terbanyak Citilink Indonesia dengan 47.682 orang penumpang, Garuda Indonesia dengan 17.956 orang penumpang, dan Batik Air dengan 12.579 orang penumpang.

"Khusus perbandingan penumpang selama 8 bulan tahun 2021 terlayani 1.843.670 penumpang berangkat maupun datang, dibandingkan dengan tahun 2020 turun 25 persen, meskipun demikian kami tetap komitmen terhadap penerapan protokol kesehatan," katanya.

Kelengkapan Persyaratan Penerbangan

Terkait kelengkapan persyaratan penerbangan untuk mempermudah penumpang, pihaknya telah menjadi pilot project implementasi aplikasi PeduliLindungi yang dimana seluruh dokumen persyaratan penerbangan terintegrasi secara digital sehingga penumpang tidak perlu membawa dokumen kertas lagi dan mengurangi kontak langsung antar petugas serta proses pemeriksaan tidak terlalu lama.

"Dalam aplikasi PeduliLindungi terdapat dokumen Vaksinasi dan Tes Covid-19 serta pengisian electronic Health Alert Card (eHAC), para calon penumpang sebelum berangkat bisa mengunduh aplikasi PeduliLindungi ini melalui App Store atau Play Store guna kelancaran perjalanan, kami telah menyiapkan jalur khusus pengguna aplikasi ini," kata dia.

Sebagai bentuk upaya pihaknya memberikan pelayanan yang optimal kepada calon penumpang, telah kami siapkan layanan tes Covid-19 di Airport Health Centre Ex. Gedung Wisti Sabha Bandara I Gusti Ngurah Rai, yaitu Polimerase Chain Reaction (PCR) tarif Rp 495 ribu dan Antigen Rp 99 ribu dengan jam operasional pukul 07.00 - 20.00 WITA. 

"Semua layanan ini telah integrasi aplikasi PeduliLindungi sesuai daftar dari Kementerian Kesehatan melalui Rumah Sakit Bali Jimbaran," kata dia sembari mengimbau kepada seluruh calon penumpang agar memperhatikan syarat penerbangan yang di berlakukan pemerintah, agar tidak mengalami kendala sehingga penerbangannya. 

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh Jero P. Ariana pada 03 Sep 2021 

Berita Terkait