Mengenal MultiLane Free Flow (MLFF), Bayar Tol Nirsentuh Mulai Berlaku 2022

11 Agustus 2021 07:32 WIB

Penulis: Daniel Deha

Editor: Sukirno

Gerbang Tol Meruya Utara 3. Foto: Jasa Marga

JAKARTA -- Indonesia segera mengaplikasikan sistem pembayaran tol non tunai tanpa henti tahun depan. Teknologi yang digunakan untuk mendukung sistem tersebut disebut dengan MultiLane Free Flow (MLFF).

Disebutkan bahwa Roatex Ltd, perusahaan asal Hongaria, merupakan pemenang tender untuk proyek penerapan sistem transaksi tol non tunai nirsentuh berbasis MLFF.

Jadi, dengan sistem baru tersebut, pengguna tol tidak perlu lagi berhenti di gerbang tol apalagi mengantre saat melakukan pembayaran yang menimbulkan kemacetan. Nantinya, saat kendaraan melewati pintu tol, saldo uang elektronik yang ada pada aplikasi di ponsel akan langsung terpotong otomatis.

Adapun teknologi yang diterapkan pada MLFF yaitu Global Navigation Satelit System (GNSS) yaitu merupakan sistem yang memungkinkan transaksi melalui aplikasi di smartphone dan dibaca melalui satelit.

Dengan penggunaan uang elektronik telah mengurangi waktu transaksi menjadi 4 detik dibandingkan dengan transaksi manual 10 detik. 

Penggunaan MLFF tentunya memiliki manfaat sangat besar karena bisa menghilangkan waktu antrean dan mengurai kemacetan yang menyemut di Jakarta.

Apa Itu MLFF?

Dikutip dari situs Mitsubishi Heavy Industries Group, sistem MLFF adalah teknologi tol elektronik yang memungkinkan kelancaran arus lalu lintas.

Ada beberapa manfaat atau fitur dalam teknologi MLFF. Pertama, instalasinya mudah dipasang di atas jalan eksisting dan tidak diperlukan ruang tambahan untuk gardu tol.

Kemudian, mengatasi kemacetan lalu lintas karena tidak ada penghalang untuk menghentikan kendaraan. Dengan kata lain, kendaraan tidak perlu memperlambat untuk membayar tol.

Selain untuk tol jalan raya, MLFF juga dapat digunakan untuk berbagai aplikasi Intelligent Transport Systems (ITS) seperti pemantauan kendaraan untuk manajemen lalu lintas, pengendalian pelanggaran, dan manajemen pajak kendaraan.

Tidak hanya itu, desain ringkas dengan antena dan prosesor terintegrasi untuk memastikan pemasangan dan pemeliharaan yang efisien.

MLFF juga mampu berkomunikasi dengan kendaraan yang bergerak cepat pada output 2 WERP atau kurang, tingkat yang disyaratkan oleh undang-undang radio nirkabel di negara-negara besar Asia.

Desain penggunaan ganda tersedia untuk sistem pengumpulan tol untuk gardu tol dan sistem MLFF.

MLFF juga memiliki konektivitas kabel ethernet untuk kemudahan instalasi. Selain itu, desain keamanan yang kuat memungkinkan penyimpanan tiga generasi kunci keamanan.

Sebagai Radio Frequency Identification (RFID) untuk peralatan di kendaraan, MLFF telah sesuai dengan ISO18000-6C, standar internasional yang akan segera hadir.

Tidak kalah penting untuk diketahui juga bahwa alat ini bekerja dengan kendaraan yang berjalan dengan kecepatan sangat tinggi (180 km/jam).*

Berita Terkait