Mengenal Bos Cimory Bambang Sutantio, Chairman Cisarua Mountain Dairy

10 November 2021 13:00 WIB

Penulis: Vega Aulia

Editor: Vega Aulia

Bambang Sutantio, Chairman PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory Group) / Dok. Cimory (Cimory.com)

JAKARTA – PT Cisarua Mountain Dairy berencana menjadi perusahaan publik lewat initial public offering (IPO) dan mengincar dana segar hingga Rp3,76 triliun. Tentu publik sudah lama mengenal brand susu dan olahannya, yaitu Cimory, yang diproduksi oleh perusahaan ini. 

Sebelum membeli saham perusahaan ini, mari berkenalan dengan Bambang Sutantio, Chairman PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory Group). Seperti apa kiprah beliau?

Seperti dikutip dari situs resmi perusahaan, berawal dari pabrik susu segar berskala kecil, Bambang kini berhasil mengembangkan Cimory menjadi lima perusahaan manufaktur berbasis protein, yaitu daging, susu, telur, kedelai, dan ikan. 

Sejak 2014, Cimory Group tetap fokus untuk menghasilkan produk makanan kaya protein yang terjangkau untuk rakyat Indonesia, meningkatkan kehidupan petani, dan kualitas asupan makanan bangsa. 

Bambang juga berinvestasi dalam program pemberdayaan wanita yang disebut Miss Cimory Agent dari total 1.200 wanita di bawah 70 pusat komunitas untuk bekerja sebagai agen penjualan langsung. 

Kemampuannya mengelola rantai pasokan susu adalah salah satu kunci sukses bisnisnya. Hingga saat ini, ia mampu mengoperasikan tiga pabrik yang menampung susu dari 18 koperasi (Sistem Koperasi Desa) dan melibatkan 3.300 petani dengan total pendapatan grup mendekati Rp2 triliun.

Pada 13 November 2019, EY Indonesia memberikan penghargaan Food Manufacturing Entrepreneur kepada Bambang Sutantio dalam malam upacara penghargaan EY Entrepreneur Of The Year 2019 yang diadakan di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta.

Program EY EOY ini adalah penghargaan bergengsi yang bertujuan untuk menghargai wirausahawan yang tak terhentikan, mereka yang terus membawa kesuksesan ke tingkat berikutnya melalui inovasi produk dan layanan, serta memberikan peluang yang berdampak pada ekonomi negara dan masyarakat secara luas.

Berita Terkait