Mejeng di Expo 2020 Dubai, GoTo Jadi Tonggak Kemajuan Teknologi Indonesia

09 November 2021 12:00 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Vega Aulia

Ilustrasi merger Gojek dan Tokopedia / Repro

JAKARTA – Keikutsertaan GoTo, ekosistem digital hasil merger Gojek dan Tokopedia, di pergelaran Indonesia National Day di World Expo 2020 Dubai, Uni Emirat Arab menjadi cermin perkembangan teknologi Tanah Air.

Jika biasanya dalam pameran serupa Indonesia menampilkan kebudayaan atau UMKM, tahun ini justru perusahaan teknologi yang mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk turut menunjukkan kapabilitas negara dalam memanfaatkan teknologi untuk pemberdayaan ekonomi.

"Kami berharap kehadiran GoTo di Expo 2020 Dubai ini dapat terus meningkatkan kesadaran akan kemampuan Indonesia, khususnya di bidang teknologi yang dapat memberikan dampak positif secara luas, sehingga terus meningkatkan peluang kerja sama dan minat investasi di Indonesia," kata CEO GoTo Andre Soelistyo seperti dikutip dari keterangan resmi, Selasa, 9 November 2021.

Pada kesempatan yang sama, CEO Tokopedia William Tanuwijaya menyampaikan kepercayaan yang diberikan pemerintah menjadi pelecut semangat bagi GoTo untuk menciptakan lebih banyak manfaat, serta mengembangkan jaringan di pasar dunia.

"Semoga kepercayaan ini bisa kami jadikan motivasi agar GoTo terus berinovasi dan tidak hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia, namun dikenal oleh seluruh masyarakat dunia," ungkap William.

Sebagai informasi, Expo 2020 Dubai merupakan gelaran kelas internasional untuk memperkenalkan beragam inovasi dari berbagai negara. Gelaran ini dilaksanakan mulai 1 Oktober 2021 hingga 31 Maret 2022.

Terdapat 192 negara yang berpartisipasi dalam Expo 2020 Dubai. Pada 4 November 2021, Paviliun Indonesia menggelar National Day yang ditujukan untuk mengenalkan budaya serta peluang bisnis kepada khalayak internasional.

Sebagai salah satu delegasi perusahaan karya anak bangsa yang tampil, GoTo bertugas memperkenalkan kemajuan teknologi, inovasi, dan iklim bisnis yang sehat di Indonesia. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mempromosikan Indonesia sebagai jendela industri 4.0 bagi dunia.

Selain GoTo, Paviliun Indonesia juga mempromosikan sekitar 300 UMKM yang mewakili 64 juta UMKM di Indonesia. 

GoTo sendiri memiliki platform yang menjadi tujuan belanja konsumen Indonesia. Tercatat,  64% pengeluaran rumah tangga dapat dibelanjakan melalui platform GoTo. 

Solusi yang dihadirkan GoTo, turut menjadi penggerak ekonomi nasional. Pada 2020, GoTo menyumbang lebih dari 2% PDB.

"Bayangan Menteri Perdagangan terhadap masa depan Indonesia adalah bagaimana kita dapat mengambil posisi pemimpin dalam just economy dan sustainable future, yang justru kedua hal tersebut merupakan semangat dari GoTo. Sebagai kombinasi Gojek, Tokopedia, (dan GoTo Financial), setiap harinya kami bekerja sama dengan jutaan mitra pengemudi dan puluhan juta mitra UMKM. Semangat GoTo tersebut adalah semangat ekonomi kerakyatan, dan teknologi justru tidak membunuh yang kecil namun membantu yang kecil menjadi besar," terang William.

Salah satu kunci keberhasilan Indonesia dalam menghadapi tantangan pandemi adalah melalui upaya gotong royong. Berbagai pihak saling bahu-membahu untuk menghadirkan situasi yang kondusif sehingga pemulihan ekonomi dapat terlaksana dengan baik.

"Partisipasi Indonesia dalam Expo 2020 Dubai menunjukkan upaya gotong royong berbagai elemen bangsa dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional untuk bangkit bersama di tengah pandemi COVID-19," ujar Andre. 

Berita Terkait