McDonald’s Luncurkan Restoran Dengan Emisi Nol Karbon Pertama di Inggris

13 Desember 2021 18:45 WIB

Penulis: Fadel Surur

Editor: Vega Aulia

McDonald’s Luncurkan Restoran Emisi Nol Karbon Pertama di Inggris. Sumber: Mirror (Mirror.co.uk)

SHROPSHIRE – Restoran cepat saji, McDonald’s, baru-baru ini membuka restoran dengan emisi nol karbon yang dianggap sebagai yang pertama di Market Drayton, Shropshire, Inggris. 

Emisi nol karbon berarti tidak menambah jumlah gas rumah kaca pada atmosfer. Rencana ini adalah bagian dari usaha untuk mencegah semakin parahnya perubahan iklim yang menjadi topik hangat belakangan ini.

Restoran yang dilengkapi turbin angin dan bertenaga panel surya ini dipercaya akan menjadi contoh cetak biru bagi perusahaan lain. Peralatan yang didaur ulang dan barang-barang rumah tangga menghiasi bagian luar bangunan, sedangkan rambu penanda di sekitar restoran terbuat dari biji kopi bekas dan insulasi yang menggunakan bulu domba. 

Selain itu, jalur drive-thru restoran dibuat menggunakan ban daur ulang, karena bahan ini memungkinkan emisi karbon lebih rendah dan penyerapan air lebih banyak, yang akan menurunkan jumlah air hujan yang mengalir ke saluran pembuangan.

Restoran ini adalah yang pertama di Inggris yang akan diverifikasi sebagai emisi nol bersih menggunakan kerangka kerja bangunan nol karbon bersih dari Green Building Council’s Inggris (UKGBC’s).

Menurut juru bicara UKGBC, Simon McWhirter masalah dekarbonisasi industri konstruksi adalah sesuatu yang kompleks, tetapi langkah yang diambil oleh McDonald’s adalah “langkah pertama yang sangat penting”, seperti dikutip TrenAsia.com dari Mirror.co.uk pada 13 Desember 2021.

Juru bicara McDonald’s Beth Hart mengatakan, “Kami percaya bahwa makanan kami harus disajikan di restoran yang berkelanjutan untuk masa depan. Market Drayton adalah langkah besar untuk mewujudkan itu.”

Sebelumnya, McDonald's dan restoran makanan cepat saji lainnya mendapat kecaman dari investor yang menandatangani surat yang meminta perusahaan untuk mengurangi jejak karbon dari rantai pasokan daging dan susu mereka.

Berita Terkait