Mau Trading? Berikut Rekomendasi Saham dari Mirae di Masa PPKM Darurat

09 Juli 2021 04:09 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Pewarta beraktivitas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 1 Maret 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia merekomendasikan sejumlah sektor serta saham yang memiliki peluang profit selama Juli 2021 di tengah melonjaknya kasus positif COVID-19 dan pelambatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Martha Christina mengungkapkan sektor-sektor yang dapat dijadikan pilihan bagi investor untuk bertransaksi saham pada Juli 2021, di antaranya sektor konsumen primer, kesehatan, dan infrastruktur.

Emiten perunggasan dan pakan ternak di sektor konsumen primer yang menjadi pilihan seperti PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN).

Kemudian saham pilihan di di sektor kesehatan ada operator rumah sakit serta laboratorium, yakni PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA).

Kemudian, saham pilihan di sektor infrastruktur adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), serta PT Indosat Tbk (ISAT).

Lalu ada beberapa saham pilihan lain yang menurutnya juga layak dicermati, yaitu PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

“Bisnis khususnya untuk empat emiten tersebut yaitu BBTN, ERAA, AKRA, dan INDF diprediksi akan terus membaik dan meningkat pada semester kedua tahun ini,” ujar Martha dalam konferensi virtual, Kamis, 8 Juli 2021.

Selain itu, ia juga memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat bertahan di atas level psikologis 6.000. Bahkan dapat menguat hingga mendekati level 6.200. Hal ini didorong oleh optimisme pasar atas ngumuman kinerja keuangan kuartal II-2021 emiten di pasar modal Indonesia.

Sebagai informasi, hingga akhir semester pertama tahun ini, Mirae Asset Sekuritas kembali menempati peringkat pertama perusahaan efek dengan nilai transaksi saham terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan membukukan total transaksi sebesar Rp365,88 triliun dengan pangsa pasar 11,37%.

Sepanjang lima pekan (31 Mei-2 Juli), sebanyak 11.551 orang nasabah bertransaksi dengan jumlah Rp18,52 triliun, atau rata-rata Rp561,28 miliar per hari dan berporsi 32,31% dari total transaksi Mirae Asset Sekuritas. (LRD)

Berita Terkait