Mau Beli Rumah? Cek Tiga Lokasi Favorit di Tangerang Ini

JAKARTA – Mayoritas pasangan muda dan generasi muda masih menunda untuk membeli properti saat ini.

Survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H22020 menyatakan 52% anak muda di rentang usia 22-29 tahun harus menunda transaksi properti di masa pandemi. Padahal kelompok usia tersebut saat ini memiliki kebutuhan yang lebih tinggi untuk memiliki tempat tinggal.

Pasangan muda yang sedang mencari hunian bisa mempertimbangkan beberapa area yang prospektif. Pilihan rumah di wilayah ini pun beragam dengan harga yang belum naik terlalu tinggi.

Berikut tiga area yang bisa dipertimbangkan pasangan muda untuk membeli properti.

1.    Kota Tangerang

Harga properti di Kota Tangerang, Banten, masih berada di kisaran Rp12,5 juta per meter persegi. Harga ini jauh di bawah wilayah tetangganya yakni Rp23,8 juta per meter persegi, atau mencapai dua kali lipatnya.

Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan perkembangan Kota Tangerang saat ini sangat pesat, infrastruktur transportasi dan fasilitas umum terus bertambah.

“Dengan harga yang lebih rendah namun fasilitas yang tak kalah lengkap, konsumen mulai melirik Kota Tangerang sebagai alternatif Jakarta Barat,” jelas Marine di Jakarta, Selasa, 1 Desember 2020.

Kecamatan Tangerang dan Kecamatan Cipondoh menjadi dua area yang paling prospektif di wilayah Kota Tangerang pada kuartal III-2020. Berdasarkan analisis Rumah.com, kedua area ini memiliki fasilitas umum yang lengkap dan beragam pilihan akses transportasi umum dan pribadi.

Meskipun Cipondoh tidak memiliki banyak fasilitas umum di dalamnya, namun letaknya tepat bersebelahan dengan Jakarta Barat. Dengan begitu, penghuni di area Cipondoh bisa menikmati beragam fasilitas seperti mal, pusat perbelanjaan, dan fasilitas kesehatan.

Sementara itu, Kecamatan Tangerang menjadi pusat Kota Tangerang, sehingga fasilitas umum dan infrastrukturnya pun lengkap. Di sini terdapat dua stasiun kereta rel listrik (KRL) yakni Stasiun Tangerang dan Tanah Tinggi.

Kecamatan Tangerang juga memiliki akses yang baik ke bandara dan tol lingkar luar Jakarta. Selain itu, terdapat lima mal, di antaranya TangCity Mall dan Lippo Karawaci.

2. Kota Tangerang Selatan

Data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI) menyatakan indeks suplai properti di kota ini berada di angka 141,1% atau naik 11,9% dari kuartal sebelumnya. Peningkatan pasokan properti di Tangerang Selatan lebih besar daripada Jakarta yang hanya tumbuh 5%.

Marine menyatakan pada situasi ini, konsumen punya kesempatan untuk memilih properti yang diinginkan karena banyaknya produk yang tersedia. Konsumen juga memiliki ruang yang lebih leluasa untuk menentukan harga properti yang cocok dari persaingan para penjual. Dalam kondisi ini, kenaikan harga properti juga akan melambat.

3. Kabupaten Tangerang

Wilayah ketiga yang bisa menjadi pilihan yakni Kabupaten Tangerang. Data RIPMI menyatakan suplai properti di wilayah satelit Jakarta ini mencapai 202,7 atau naik 10,7% dari kuartal sebelumnya,

Menurut Marine, kenaikan suplai properti di wilayah ini menjadi indikasi bahwa pengembang fokus membangun hunian kelas menengah dan menengah atas dengan harga lebih terjangkau.

Dari data Rumah.com, harga properti di Kabupaten Tangerang saat ini berada pada kisaran Rp 7,6 juta per meter persegi. Sementara hunian di wilayah Bekasi masih berada di harga Rp 9 juta per meter persegi.

Harga properti di Kabupaten Tangerang juga tentu jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan harga properti di DKI Jakarta. Di ibukota, harga hunan minimal berada di kisaran Rp22 juta per meter persegi.

“Sama seperti Kota Tangerang, kawasan ini juga mengalami pembangunan infrastruktur transportasi yang pesat sehingga aksesnya menjadi lebih mudah,” katanya.

Tags:
kprLokasi rumah Favorit di Tangerangrumahrumah murahrumah subsidiTangerangTangerang Selatantips cari rumah murah
Laila Ramdhini

Laila Ramdhini

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: