Maskapai Malaysia Ini Resmi Rebranding Jadi Batik Air

03 Mei 2022 09:17 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Fakhri Rezy

Malindo Airways / Dok. Malindo

JAKARTA – Maskapai regional yang berbasis di Malaysia, Malindo Air mengumumkan secara resmi berganti nama alias rebranding menjadi Batik Air.

The Civil Aviation Authority of Malaysia atau Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM) telah memberikan Sertifikat Operator Udara (AOC) baru kepada Malindo Airways Sdn. Bhd. untuk melakukan bisnis sebagai Batik Air, dan mulai berlaku 28 April 2022.

CEO Batik Air, Capt. Mushafiz Bin Mustafa Bakri mengatakan bahwa program ini sejalan dengan tujuan Grup Lion Air untuk membangun identitas bersama bagi maskapai kategori full service

Dengan persetujuan ini, kata dia, Batik Air akan memiliki kekuatan dan menawarkan kemudahan kepada penumpang yang lebih baik dengan memanfaatkan Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) sebagai bandar udara transit untuk penerbangan maskapai Grup Lion Air.

"Dengan program rebranding dan pembukaan penerbangan kembali di kawasan ini, kami sangat senang menjawab peluang yang diberikan kepada kami untuk potensi pertumbuhan maskapai kami dengan merek baru. Optimistis kami akan menawarkan layanan lebih segar dan baru," ujarnya melalui keterangan resmi, Senin, 2 Mei 2022.

Mushafiz menjelaskan, program Batik Air akan dilakukan secara bertahap. Sesuai strategi bisnis, Batik Air akan berkomunikasi dengan penumpang dan mitranya selama masa rebranding ini.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya akan menambahkan sejumlah pesawat generasi terbaru dan modern seri Boeing 737 untuk menawarkan layanan full service airlines ke seluruh jaringan domestik dan internasional.

“Hal ini seiring dengan pemulihan perjalanan udara yang diikuti peningkatan permintaan pasar penerbangan,” pungkasnya.

Berita Terkait