Maskapai di Eropa Jalankan Penerbangan "Hantu" Demi Slot di Bandara

07 Januari 2022 12:31 WIB

Penulis: Fadel Surur

Editor: Sukirno

Pesawat-pesawat di Eropa akan tetap mengoperasikan penerbangan yang seharusnya dibatalkan karena kekurangan penumpang demi penuhi slot di bandara. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (TrenAsia.com)

BRUSSELS - Pesawat-pesawat di Eropa akan tetap mengoperasikan penerbangan yang seharusnya dibatalkan karena kekurangan penumpang demi penuhi slot di bandara. 

Slot pendaratan dan keberangkatan untuk rute-rute populer di beberapa bandara terbesar adalah komoditas penting bagi industri ini. Untuk mempertahankannya, maskapai penerbangan harus menjamin persentase penerbangan yang tinggi. Itulah sebabnya penerbangan “hantu” mau tidak mau tetap dijalankan.    

Peraturan yang ditetapkan Uni Eropa menentukan 80% slot bandara harus digunakan. Jika tidak, maskapai penerbangan berisiko kehilangan hak lepas landas dan mendarat mereka pada saingan, seperti dikutip oleh TrenAsia.com dari CBS News pada 7 Januari 2022.

Karena pandemi, dilaporkan bahwa persentase itu berubah menjadi 50%. Langkah ini diambil Uni Eropa demi menjaga tingkat polusi udara karena penerbangan tak berguna itu.

Maskapai penerbangan dari Jerman, Lufthansa, harus melakukan 18.000 tambahan untuk mempertahankan slot pendaratan. 

Sementara itu, maskapai penerbangan Brussels Airlines akan melakukan 3.000 penerbangan kosong pada musim dingin kali ini, seperti dikutip dari The Bulletin.  

“Uni Eropa jelas-jelas sedang ada dalam mode darurat iklim,” sindir aktivis Greta Thunberg atas berita penerbangan kosong milik Brussels Airlines.

Musim liburan musim dingin sempat membawa angin segar pada jumlah penumpang bagi penerbangan. Namun, sisa periode musim dingin akan berbeda dengan melonjaknya kasus Omicron.

Berita Terkait