Masih Ragu Apakah Terkena COVID-19 Atau Tidak? Inilah Gejala COVID-19, Flu dan Alergi yang Perlu Anda Ketahui

02 Agustus 2021 20:00 WIB

Penulis: Justina Nur Landhiani

Masih Ragu Apakah Terkena COVID-19 Atau Tidak? Inilah Gejala COVID-19, Flu dan Alergi yang Perlu Anda Ketahui

JAKARTA - Pandemi COVID-19 kini masih melanda berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan hingga sekarang, kasus positif COVID-19 masih terbilang cukup tinggi.

Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran dan kecemasan bagi semua orang. Tak mengherankan jika kita mengalami beberapa gejala yang mirip COVID-19, akan timbul kekhawatiran, panik dan keraguan, apakah benar-benar terkena COVID-19 atau tidak.

Cara mengetahuinya, selain melakukan tes swab antigen maupun PCR, Anda juga bisa mengetahui dengan mengenali gejala bagi setiap penyakit yang mirip dengan COVID-19 seperti flu dan alergi.

Mengutip dari laman Healthline, jika Anda mengalami hidung meler atau mata gatal, hal tersebut tidak berarti Anda terkan COVID-19. Namun, jika Anda mengalami batuk, kelelahan, dan demam, hal tersebut mungkin merupakan gejala Anda terkena COVID-19.

Satu perbedaan utama antara alergi dan flu adalah sesak napas. Sesak napas merupakan tanda umum COVID-19 yang terjadi sebelum perkembangan pneumonia.

Umumnya, flu atau pilek tidak menyebabkan sesak napas kecuali jika sudah berkembang menjadi pneumonia. Jika Anda mengalami hal tersebut, maka Anda harus segera menghubungi penyedia petugas medis.

Influenza juga sangat mirip dengan COVID-19, akan tetapi sesak napas yang timbul biasanya tidak separah COVID-19.

Sedangkan varian COVID-19 delta baru justru menyebabkan gejala yang agak berbeda dari varian COVID-19 lainnya. Gejala tersebut meliputi sakit kepala, sakit tenggorokan, dan pilek.

Berikut gejala utama COVID-19 menurut CDC:

  • demam atau kedinginan
  • batuk
  • sesak napas atau kesulitan bernapas
  • kelelahan
  • nyeri otot atau tubuh
  • sakit kepala
  • kehilangan rasa atau bau baru
  • sakit tenggorokan
  • hidung tersumbat atau pilek
  • mual atau muntah
  • diare.

Beberapa orang yang mengembangkan COVID-19 tidak memiliki gejala atau merasa tidak sehat. Meski demikian, orang-orang tersebut tetap dapat menularkan virus penyebab COVID-19 kepada orang-orang di sekitarnya, baik dalam keadaan sehat maupun sakit.

Berita Terkait