Mahfud MD: Satgas BLBI Sudah Kembalikan Uang Negara Rp314 Miliar dan Aset Seluas 8,3 Juta M2

23 Desember 2021 22:45 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Rizky C. Septania

Ketua DPR Puan Maharani bersama Menkopolhukam Mahfud MD, Menkumham Yasonna Laoly, Mendagri Tito Karnavian, Menpan RB Tjahjo Kumolo, Menhan Prabowo Subianto, Mensesneg Pratikno memberikan keterangan kepada media terkait pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2020. Pemerintah dan DPR RI mengambil sikap untuk tidak melanjutkan pembahasan RUU HIP, dengan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk ikut mempelajari, memberi saran, masukan dan kritik terhadap konsep Rancangan Undang-Undang Badan Pembina Ideologi Pancasila (RUU BPIP) sebagai pengganti RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) kepada pimpinan DPR. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Sejak dibentuk pada pertengahan 2021, Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) berhasil mengumpulkan Rp314 miliar dan aset seluas 8,3 juta meter persegi. 

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud Md menyampaikan, Satgas BLBI sudah berhasil mengembalikan uang negara senilai Rp314 miliar.

“Perkembangan hasil yang diperoleh hingga Desember 2021 ini, kami berhasil membukukan penerimaan negara bukan pajak ke negara sebesar Rp314 miliar,” kata Mahfud dalam konferensi pers, Kamis 23 Desember 2021. 

Sementara itu, total aset yang dikuasai negara mencapai 8,3 juta meter persegi. Ditambah hari ini, Satgas kembali menyita aset tanah milik Grup Texmaco seluas 4,79 juta meter persegi.

Sehingga total aset tanah yang dikuasai sekitar 13 juta meter persegi. Asal tahu saja, aset jaminan Grup Texmaco yang disita hari ini adalah 587 bidang tanah yang berloasi di 5 daerah, yaitu Subang, Sukabumi, Pekalongan, Batu, dan Padang dengan total luas 4.794.202 meter persegi. 

Sebelumnya, Satgas juga telah melakukan penetapan penggunaan aset eks BLBI dalam bentuk hibah ke delapan kementerian/lembaga dan Pemerintah Kota Bogor dengan total luas 443.970 meter persegi dan Rp1,15 triliun. 

Selain itu, tambah Mahfud, Satgas BLBI juga telah melakukan tagihan tahap kedua terhadap delapan obligor. Alhasil, Satgas BLBI berhasil memperoleh aset jaminan salah satu obligor di Jakarta Barat dan Nusa Tenggara Timur dengan total luas 100.848 meter persegi.

Berita Terkait