Luhut Pandjaitan Sibuk ke Luar Negeri, Posisinya Diganti Syahrul Yasin Limpo

JAKARTA – Presiden Joko Widodo resmi menunjuk Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Ad Interim. Penunjukkan ini tertuang dalam surat Nomor B-3863/MARVES/MARITIM/RT.01.00/XI/2020 tertanggal 22 November 2020.

SYL ditugaskan untuk menggantikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang kini sedang dalam perjalanan dinas luar negeri. Luhut pergi ke luar negeri selama 9 hari, tertanggal 2-10 Desember 2020.

“Bapak Presiden berkenan menunjuk menteri pertanian untuk menggantikan menteri koodinator bidang kemaritiman dan investasi sebagai menteri kelautan dan perikanan ad interim,” tulis surat yang ditandatangani Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Rabu, 2 Desember 2020.

Diketahui, Luhut kini sedang dalam perjalanan dinas ke Tokyo, Jepang bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Kabar itu diketahui usai Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Tokyo Heri Akhmadi mengabarkan kedatangan dua menteri tersebut kepada awak media.

Heri mengatakan, kedatangan keduany ke Tokyo bertujuan untuk membangun lembaga Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia atau lebih dikenal Nusantara Investment Authority (NIA).

Di sana, Luhut dan Erick dijadwalkan bakal bertemu sejumlah pejabat kementerian ekonomi dan beberapa lembaga keuangan Jepang. Salah satunya, Japan Bank for International Cooperation (JBIC).

“Presiden RI mengugaskan menko marinves dan menteri BUMN berbicara dengan pemerintah dan pengusaha terkait di Tokyo pada 3-4 Desember untuk mendapatkan dukungan,” ungkap Heri dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 2 Desember 2020.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) sementara menggantikan Edhy Prabowo yang diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Luhut ditunjuk sebagai Menteri KKP ad interim menyusul penetapan Edhy Prabowo sebagai salah satu tersangka. Menteri KKP menjadi tersangka kasus suap izin ekspor benih lobster. Kementerian Kelautan dan Perikanan berada di bawah koordinasi Kemenko Kemaritiman dan Investasi. (SKO)

Tags:
Edhy Prabowoedhy prabowo ditangkap kpkHeadlineJoko WidodojokowiKementerian Kelautan dan PerikanankpkLuhut Binsar Pandjaitanluhut pandjaitanMenteri KKPMenteri PertanianPresiden Joko WidodoSyahrul Yasin Limpo
Fajar Yusuf Rasdianto

Fajar Yusuf Rasdianto

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: