Lippo Karawaci Perpanjang Kontrak 11 Rumah Sakit Sampai 2035, Untung First REIT Melambung

December 02, 2020, 09:03 AM UTC

Penulis: Fajar Yusuf Rasdianto

Konglomerat pemilik Grup Lippo Mochtar Riady / Nikkei

JAKARTA – First Real Investment Trust (First REIT), perusahaan investasi saham properti Singapura, menyetujui permintaan restrukturisasi perjanjian sewa 11 rumah sakit yang diajukan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).

Dilansir Business Times, kesepakatan ini membuahkan dua hasil. Pertama, perjanjian sewa bakal diperpanjang hingga 31 Desember 2035. Lalu satu hasil lainnya adalah opsi perpanjangan restrukturisasi 15 pasca-2035.

Secara terpisah, First REIT juga menyepakati restrukturisasi yang diajukan PT Metropolis Propertindo Utama (MPU) untuk tiga rumah sakit. Penandatanganan nota kesepahaman ini juga menghasilkan dua hasil, yakni perpanjangan sewa hingga 31 Desember 2035 dan opsi perpanjangan jangka waktu 15 tahun.

Dalam perjanjian terbaru ini, First REIT akan mendapatkan 8% dari hasil operasional rumah sakit. Perjanjian itu sekaligus menggantikan kesepakatan sebelumnya dan menambah potensi pendapatan bagi First REIT secara berkala.

Pada tahap awal, First REIT akan menerima 4,5% pendapatan sewa per tahun. Nilai ini naik dari sebelumnya hanya 2% per tahun.

Kenaikan ‘potekan’ sewa ini bertujuan untuk memberi menjaga volatilitas nilai mata uang yang bakal terjadi di masa mendatang. Mengingat pembayaran sewa nantinya bakal dialihkan dari rupiah ke dolar Singapura.

Direktur Eksekutif dan Kepala Eksekutif First REIT Victor Tan mengatakan, uang jaminan sewa usai perpanjangan sewa ini juga akan ditingkatkan menjadi delapan bulan, dari sebelumnya enam bulan. Dengan demikian, kata dia, perjanjian sewa terbaru ini bisa terus memberi pemasukan bagi First REIT secara jangka panjang.

“Restrukturisasi LPKR dan MPU diharapkan bisa memuluskan jalan bagi First REIT untuk membangun keuntungan jangka panjang dan berkelanjutan bagi pemegang saham,” pungkas dia.

Sama-Sama Milik Lippo

Sebagai informasi saja, First REIT sendiri sejatinya merupakan perusahaan investasi yang dibangun oleh Lippo Karawaci pada 2015. Perusahaan memberikan jasa selayaknya reksa dana atau kontrak investasi kolektif (KIK) khusus untuk kepemilikan properti.

Induk bisnis properti Grup Lippo, Lippo Karawaci, adalah perusahaan yang dimiliki oleh Mochtar Riady. Dia merupakan orang terkaya ke-12 di Indonesia versi majalah Forbes 2019.

Kekayaan Mochtar Riady ditaksir mencapai US$2,1 miliar setara Rp33,6 triliun. Harta kekayaan itu didapat dari gurita bisnis Grup Lippo yang terdiri dari lini properti, retail, kesehatan, media, hingga pendidikan. (SKO)