Lewat Strategi Online to Offline Marketing, Bank Raya (AGRO) Perbesar Ekosistem Digital

14 September 2022 20:47 WIB

Penulis: Feby Dwi Andrian

Editor: Laila Ramdhini

Bank Raya (https://ik.imagekit.io/tk6ir0e7mng/uploads/2022/02/1644422339347.jpeg)

JAKARTA - Anak usaha dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yaitu PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) melihat bahwa jalur online to offline marketing adalah solusi terbaik untuk memperbesar ekosistem digital saat ini.

Direktur Utama PT Bank Raya Indonesia Tbk Kaspar Situmorang mengatakan jalur online to offline bisa maksimal dengan ekosistem yang AGRO miliki.

"Kita bisa bangun gig economy, QRIS-nya sudah ada, tinggal kita lanjutkan dan manfaatkan ekosistem yang dimiliki oleh fintech atau dari BRI Group," ucap Kaspar Situmorang dalam acara Public Expose pada Rabu, 14 September 2022.

Lewat ekosistem BRI Group, tercatat sampai dengan Juli 2022, AGRO sudah punya 1 juta pengguna dan ditarget terus meningkat sampai akhir tahun ini.

Selain itu, AGRO ingin membangun kepercayaan yang baik dengan pengguna agar terus bertransaksi menggunakan aplikasi Raya.

Dalam hal transaksi, AGRO juga mencoba mempermudah beberapa pembayaran, seperti pembelian tiket KAI hingga reksadana pada aplikasi.

Lebih lanjut, AGRO juga mengincar kolaborasi dengan e-money dengan tujuan agar transaksi bisa berjalan lebih cepat.

Perlu diketahui, sebelumnya Kementerian BUMN mengimbau AGRO untuk berkolaborasi dengan perusahaan finansial berbasis teknologi atau financial technology (fintech).

Dengan begitu, anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini diharapkan dapat menjadi bank digital yang baik di wilayah pedesaan.

Berita Terkait