Lewat GREBEG UMKM DIY, Indo Risakti Bisa Ekspor ke AS

JAKARTA – PT Indo Risakti, UMKM binaan perwakilan Bank Indonesia DIY, mencatatkan kontrak kerja ekspor dengan pembeli asal Amerika Serikat (AS).

Sebanyak 10.000 item diekspor ke Amerika Serikat, terdiri dari keranjang, wall décor, cermin, dan table top (bowl). Windu Sinaga, pemilik Indo Risakti, mengatakan di tengah pandemi Covid-19, penjualan Indo Risakti sampai dengan Oktober 2020 justru meningkat 30%.

“Kami juga menambah buyer baru, yaitu Amerika Serikat dan Belanda,” kata Windu dalam siaran pers, Selasa, 6 Oktober 2020.

Indo Risakti dimiliki pasangan suami istri Windu Sinaga dan Riris Simanjuntak.

Dengan menggandeng komunitas perajin dari berbagai desa di sekitar Kabupaten Bantul dan Yogyakarta, Indo Risakti menciptakan produk home décor. Sebut saja keranjang, kotak hias, wall decor, dan mirror décor.  

Semua produk dibuat dari bahan alami ramah lingkungan serta mengusung ciri khas tradisional Indonesia. Di tangan perajin handal, bahan baku seperti enceng gondok, pandan laut, mendong, batang pisang, hingga akar kayu bertransformasi menjadi produk berkualitas tinggi.

Dengan mengedepankan disain eksklusif, kerapian, serta legalitas bahan, produk Indo Risakti sukses melakukan ekspor dan mengangkat kekayaan Indonesia ke panggung dunia.

GREBEG UMKM DIY

Windu mengatakan Indo Risakti menjadi mitra Bank Indonesia DIY sejak awal tahun 2019. Dia memang mengangankan wirausaha yang dapat melestarikan kekayaan budaya Indonesia dan memberdayakan masyarakat sekitar.

Windu mengatakan selama menjadi mitra BI DIY dan mengikuti GREBEG UMKM DIY, banyak hal yang telah diperolehnya

“Seperti program pelatihan pembuatan website, mengikuti kurasi New York Now 2020, Business Matching, mengikuti pameran fisik maupun virtual dan lainnya,” ujar Windu.

Pada 6 Oktober 2020, Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY kembali menggelar pelepasan produk UMKM premium sebagai rangkaian dari kegiatan business matching GREBEG UMKM DIY 2020.

GREBEG UMKM DIY yang diinisiasi sejak 2017 telah memberikan dampak bagi UMKM Mitra Binaan, Pemerintah Daerah DIY, maupun Bank Indonesia, khususnya BI DIY.

Rangkaian acara dalam GREBEG UMKM DIY mulai dari Premium Expo UMKM DIY, pelatihan/pendampingan UMKM, kurasi produk UMKM, coaching clinic, business matching, hingga fashion show.

Lewat event ini, UMKM DIY yang potensial dapat terseleksi dan terdata dengan komprehensif. Dengan demikian, UMKM dapat didorong untuk naik kelas menghasilkan produk premium yang mendukung sektor pariwisata dan ekspor DIY.

Tags:
bank indonesia DIYgrebeg umkmIndo Risaktikontrak eksporproduk alamiUKMumkm semarang
%d blogger menyukai ini: