Laba Samsung Diprediksi Naik 12% Tembus Rp119 Triliun

05 April 2021 22:03 WIB

Penulis: Mochammad Ade Pamungkas

Sumber: Reuters.

JAKARTA – Refinitiv SmartEstimate memprediksi keuntungan Samsung Electronic Co. Ltd meningkat 45% atau mencapai US$8,2 miliar setara Rp119 triliun (kurs Rp14.515/US$1) pada kuartal I-2021.

Mengutip dari Reuters, keuntungan tersebut berasal dari penjualan ponsel pintar, televisi, dan peralatan rumah.

Nilai tersebut merupakan laba operasi tertinggi Samsung yang paling tinggi untuk kuartal pertama, yaitu naik 12% sejak tahun 2018.

Selain itu, produsen gawai terbesar di dunia tersebut diperkirakan menguasai 23% pasar global ponsel pintar pada kuartal ini.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan pangsa pasar 20% pada kuartal pertama periode sebelumnya.

Samsung sebelumnya sempat merilis salah satu gawai premium dengan harga yang lebih murah dari biasanya yaitu Galaxy S21.

Mengutip dari laman resminya, Samsung mematok kisaran harga Rp11 juta sampai Rp16 juta untuk berbagai variasi Galaxy S21 yang telah menggunakan 5G.

Analis Refinitiv SmartEstimate juga memperkirakan keuntungan operasi untuk aksesori Samsung mencapai 4.15 triliun won Korea Selatan atau sekitar Rp53 triliun (kurs Rp12/1won Korea Selatan).

Sedangkan nilai penjualan televisi Samsung diprediksi akan mencapai lebih dari 1 triliun won Korea Selatan atau Rp12,8 triliun. (LRD)

Berita Terkait