Laba Bersih 2020 Tumbuh 13,79 Persen, Ciputra Bagikan Dividen Tunai Rp157,5 Miliar

29 Juli 2021 22:38 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Editor: Laila Ramdhini

Rumah mewah sekitar Rp2 miliar di CitraLand Celebes Makassar milik PT Ciputra Development Tbk (CTRA) / Ciputradevelopment.com

JAKARTA – Emiten properti PT Ciputra Development Tbk (CTRA) memutuskan untuk membagi dividen tunai senilai total Rp157,5 miliar atau Rp8,5 per saham kepada para pemegang sahamnya.

Pembagian dividen ini dilakukan setelah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan pada Kamis, 29 Juli 2021.

“Dividen tunai ini sekitar 12% dari alokasi penggunaan laba bersih tahun buku 2020,” ujar Direktur Utama CTRA Candra Ciputra dalam siaran pers, Kamis, 29 Juli 2021.

Pada 2020, laba bersih atau laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk berhasil meningkat 13,79% menjadi Rp1,32 triliun. Di tahun sebelumnya, CTRA mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,16 triliun.

Laba bersih tersebut didapatkan dari pendapatan CTRA yang berhasil meningkat 6,04% menjadi Rp8,07 triliun pada 2020. Di tahun sebelumnya, CTRA mencatatkan pendapatan sebesar Rp7,61 triliun.

Dalam catatan atas laporan keuangan perusahaan, peningkatan pendapatan ini diakibatkan oleh penjualan rumah hunian dan ruko yang naik 19,7% menjadi Rp4,64 triliun dari sebelumnya Rp3,88 triliun.

Lalu, ada peningkatan 23,48% di penjualan apartemen menjadi Rp1,08 triliun dari sebelumnya Rp877 miliar.

Moncernya penjualan ini membuat pendapatan dari sektor penjualan CTRA meningkat 16,1% menjadi Rp6,59 triliun sepanjang 2020. Di tahun sebelumnya, pendapatan penjualan CTRA tercatat Rp5,68 triliun.

Marketing sales CTRA semester I-2021

Sementara, Ciputra Development mencatatkan marketing sales sebesar Rp3,6 triliun pada semester I-2021. Angka ini tumbuh 80% jika dibandingkan dengan semester I-2020 yang sebesar Rp2 triliun.

Capaian marketing sales ini juga berarti CTRA sudah memenuhi 61% dari targetnya tahun ini. Perusahaan yang didirikan oleh almarhum Ciputra ini menargetkan marketing sales di angka Rp5,9 triliun pada 2021.

Perolehan marketing sales CTRA mayoritas didapat dari penjualan rumah tapak yang berkontribusis 86% dari total penjualan. Sementara itu, sisanya berasal dari penjualan apartemen.

Berita Terkait