Laba Bersih Jasa Armada Indonesia Melejit 25%

Emiten transportasi perkapalan PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM) mencatat kenaikan laba bersih pada periode 2019.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di Jakarta, Senin, 30 Maret 2020, laba bersih Jasa Armada Indonesia naik 24% menjadi Rp90 miliar sepanjang periode 2019 dari sebelumnya Rp73 miliar.

Sementara itu, pendapatan IPCM sebesar Rp682 miliar diperoleh dari jasa pelayanan kapal dengan kontribusi penundaan kapal (tugging) sebesar Rp604 miliar yang merupakan 89% dari pendapatan. Di samping itu, jasa pengelolaan kapal sebesar Rp56 miliar juga memberikan kontribusi sebesar 8%.

Kabar baiknya, biaya pokok pendapatan emiten bersandi saham IPCM tersebut turun dari Rp499,7 miliar menjadi Rp476,9 miliar. Sehingga, laba kotor mencapai Rp204,7 miliar, turun tipis dari sebelumnya Rp227,2 miliar.

Manajemen IPCM juga mencatat laba per saham dasar naik dari Rp13.780 pada 2018 menjadi Rp17.040 pada 2019.

Adapun, total liabilitas Jasa Armada Indonesia mencapai Rp199,8 miliar dengan ekuitas Rp1,079 triliun. Sementara itu, total aset perusahaan juga naik 10% dari Rp1,15 triliun menjadi Rp1,27 triliun pada tahun 2019.

Selain itu, kas dan setara kas akhir 2019 meningkat 39% menjadi Rp466 miliar dari sebelumnya Rp334 miliar.

Direktur Utama IPCM Chiefy Adi Kusmargono mengatakan, perbaikan kinerja dicapai melalui program transformasi perusahaan yang mulai dijalankan intensif sejak pertengahan tahun 2019.

“IPCM berkolaborasi dengan induk dan anak perusahaan, BUMN, serta pihak swasta untuk meningkatkan kinerja perusahaan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu, 28 Maret 2020.

Berbagai penghargaan yang diraih di antaranya GRC Award 3rd Star for Implementation Company 2019, The Most Committed GRC Leader 2019, dan 3rd Annual Report Award yang diselenggarakan League Of American Communication.

Pada perdagangan Senin, 30 Maret 2020, saham IPCM ditutup melonjak 20% sebesar 20 poin ke level Rp120 per lembar. Kapitalisasi pasar saham IPCM mencapai Rp634,17 miliar dengan imbal hasil negatif 67,77% dalam setahun terakhir. (SKO)

Tags:
emitenIPCMJasa Armada IndonesiaKapalkinerja emitenlaba bersih
%d blogger menyukai ini: