Laba Bersih Golden Energy Mines Milik Sinarmas Meroket 168,9 Persen Jadi Rp2,08 Triliun

09 Agustus 2021 16:42 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Editor: Amirudin Zuhri

Ilustrasi industri pertambangan. / Pixabay

JAKARTA – Emiten tambang milik grup Sinarmas, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), berhasil mencatatkan kinerja positif hingga semester I-2021. Kinerja positif bisa dilihat dari pendapatan dan laba bersih yang meningkat.

Mengutip laporan keuangan interim di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 9 Agustus 2021, GEMS mencatatkan pendapatan sebesar US$733,59 juta atau Rp10,63 triliun (dengan kurs Rp14.492 per dolar AS sesuai laporan keuangan). Jumlah ini meningkat 28,2% dari semester I-2020 yang sebesar US$572,07 juta (Rp8,29 triliun).

Di sisi lain, beban pokok pendapatan GEMS hanya terkerek 9,52% menjadi US$397,07 juta (Rp5,75 triliun) pada semester I-2021. Pada semester I-2020 lalu, beban pos ini tercatat sebesar US$362,53 juta.

Laba kotor GEMS pun tercatat meningkat 60,6% menjadi US$336,52 juta (Rp4,88 triliun) pada semester I-2021. GEMS sebelumnya mencatat laba kotor sebesar US$209,54 juta (Rp3,04 triliun) pada periode yang sama tahun lalu.

Akhirnya, GEMS pun mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$143,47 juta (Rp2,08 triliun). Besaran laba ini meroket 168,9% dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$53,36 juta (Rp773,25 miliar).

Sepanjang semester I-2021, terjadi penurunan kas dan setara kas sebesar US$72,23 juta. Ini membuat posisi kas akhir periode tercatat turun jadi US$129,58 juta. Pada awal tahun, posisi kas GEMS tercatat sebesar US$202,78 juta.

Penurunan kas dan setara kas tersebut disebabkan adanya penggunaan untuk aktivitas pendanaan sebesar US$222,1 juta, untuk aktivitas investasi sebesar US$8,52 juta, dan dampak perubahan valuta asing US$0,96 juta. Sebaliknya, hanya ada perolehan dari kegiatan operasional sebesar US$158,38 juta.

Aset GEMS tercatat sebesar US$775,97 juta pada semester I-2021, terkoreksi 4,63% dari posisi akhir 2020 yang sebesar US$813,71 juta. Aset lancar tercatat sebesar US$376,65 juta dan aset tidak lancar sebesar US$399,32 juta.

Liabilitas GEMS tercatat sebesar US$433,82 juta dengan liabilitas jangka pendek sebesar US$309,29 juta dan liabilitas jangka panjang sebesar US$124,52 juta. Sementara itu, ekuitas tercatat sebesar US$342,15 juta.

Berita Terkait