Kurs Dolar Hari Ini : Meski Dibuka Menguat, Rupiah Berpotensi Melemah Terimbas The Fed

22 Juni 2022 09:20 WIB

Penulis: Agnes Yohana Simamora

Editor: Yosi Winosa

Nilai tukar rupiah (kurs rupiah) dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di harga Rp14.812 per dolar AS (TrenAsia)

JAKARTA – Nilai tukar rupiah (kurs rupiah) dibuka menguat pada perdagangan via Bloomberg, Rabu, 22 Juni 2022 pukul 08.40 WIB terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di harga Rp14.812 per dolar AS. Rupiah pagi ini menguat hingga 23 poin setara 0,16%.

Menurut analisa dari Analis Keuangan Ariston Tjendra, rupiah berpotensi tertekan terhadap dolar Amerika Serikat dikarenakan sentimen The Fed. Adapun potensi pelemahan rupiah di kisaran Rp14.850, dengan potensi support di kisaran Rp14.800.

"Bank Sentral Amerika Serikat masih dalam jalur kenaikan suku bunga yang agresif tahun ini, dan pada Juli mendatang akan kembali menaikkan 50 hingga 75 basis poin," kata Ariston pada TrenAsia.com, Rabu, 22 Juni 2022.

Sementara itu, pasar menunggu respon Bank Indonesia (BI) terhadap kebijakan moneter The Fed. Diketahui, gap suku bunga acuan antara The Fed dan Bank Indonesia (BI) akan terus menyempit, bila Bank Indonesia (BI) tidak menaikkan suku bunga acuannya. Hal ini dapat mendorong pelaku pasar beralih ke aset keuangan Amerika Serikat dan dapat memberikan tekanan lanjutan terhadap rupiah.

Sementara itu, bank sentral negara maju lainnya, seperti Eropa, Inggris, Australia, Canada, Swiss, juga memposisikan diri untuk menaikkan suku bunga ke depan.

Berita Terkait