Kookmin Bank Resmi Kuasai Bukopin, Saham BBKP Meroket

JAKARTA – Kepastian akan masa depan bisnis PT Bank Bukopin Tbk., dengan adanya komitmen dari KB Kookmin Bank sebagai calon pemegang saham pengendali, mendorong harga saham BBKP melonjak. Menutup perdagangan hari ini, Jumat, 12 Juni 2020, saham BBKP menguat 21,89% ke level Rp206 per lembar.

Level tersebut sekaligus menjadi level tertinggi saham BBKP sejak 24 Februari 2020 saat menutup perdagangan pada level Rp202 per lembar.

Sepanjang perdagangan hari ini, saham BBKP bergerak dengan level terendah Rp173 dengan level tertinggi Rp208 per lembar. Dari harga yang terbentuk itu, para investor banyak mentransaksikan saham BBKP di level Rp202 per lembar.

Pada Rp202, frekuensi saham BBKP mencapai 3.065 kali dengan nilai Rp23,26 miliar. Sehingga secara total, frekuensi transaksi saham BBKP hari ini mencapai 20.360 kali dengan nilai Rp126,39 miliar.

Sejalan dengan peningkatan harga, kapitalisasi pasar BBKP juga meningkat menjadi Rp2,38 triliun.

Seperti diketahui, pada Kamis, 11 Juni 2020, KB Koomin Bank asal Korea Selatan mengumumkan komitmennya untuk menguasai 51% saham Bukopin, sekaligus menjadi pemegang saham pengendali menggantikan PT Bosowa Corporindo yang memiliki kepemilikan 23,4%.

Saat ini, Kookmin baru menggenggam kepemilikan 22% saham Bukopin. Direktur Operasi dan Teknologi Informasi Bank Bukopin Adhi Brahmantya mengatakan proses yang telah dilakukan dengan Kookmin untuk menjadi pemegang saham pengendali baru masih terus berjalan baik di regulator Indonesia maupun Korea Selatan.

Sementara Deputi Komisioner Humas dan Logistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Anto Prabowo mengatakan, pihaknya telah menerima pernyataan Kookmin Bank yang telah siap menjadi Pemegang Saham Pengendali Tunggal (PSPT) dengan mengambilalih kepemilikan sekurang-kurangnya 51% saham Bukopin dari sebelumnya 22%.

Menurut dia, Kookmin Bank yang saat ini tercatat sebagai peringkat 10 besar bank di Asia, beraset per 31 Desember 2019 sebesar Rp4.675 triliun, akan memperkuat permodalan Bukopin, mendukung likuiditas dan pengembangan bisnis bank di Indonesia.

“Kookmin Bank saat ini telah menyediakan sejumlah dana di escrow account untuk menjadi pemegang saham pengendali dalam memperkuat permodalan dan likuiditas Bank Bukopin,” kata dia.

Selain Kookmin dan Bosowa, pemerintah juga memiliki saham Bukopin dengan persentase 8,9%. Adapun sisanya 45,7% merupakan Koperasi Pegawai Bulog Indonesia (Kopelindo) dan publik. (SKO)

Tags:
akuisisi sahamBBKPBosowaBukopinKB Kookmin BankperbankanPT Bank Bukopin TbkSaham
Issa Almawadi

Issa Almawadi

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: