Konglomerat Sinar Mas Gandeng Singapura Bangun Silicon Valley Nongsa D Town di Batam

03 Maret 2021 03:20 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Kawasan Silicon Valley Nongsa D-Town di Batam milik Grup Sinarmas / nongsa-dtown.com

BATAM – Citramas Group bersama Sinar Mas Land melalui perusahaan konsorsiumnya, PT Citra Sinar Global, telah meresmikan ‘Silicon Valley’ Nongsa D-Town di Batam, Kepulauan Riau. Proyek ini diharapkan dapat menjadi jembatan penghubung bagi perusahaan digital dan teknologi antara Indonesia dan Singapura.

“Saya harap peresmian Nongsa D-Town dapat menjadi akselerator dan memberi dampak yang signifikan terhadap industri digital di Batam dan juga untuk mendukung kerjasama bilateral Indonesia dan Singapura,” ujar Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Ekonomi) Airlangga Hartanto dalam konferensi pers peresmian Nongsa D-Town, Selasa, 2 Maret 2021.

Menko menyebut Indonesia terus bekerja sama secara bilateral dengan Singapura dalam menambah kemampuan berkompetisi, lapangan kerja dan investasi untuk memperkuat stabilitas regional.

Didesain oleh Surbana Jurong dari Singapura, ke depannya Nongsa D-Town diproyeksikan menampung 8.000 tenaga kerja digital dengan luas total 62 hektare. Untuk fase pertama, proyek ini diperkirakan selesai di tahun 2023 dan keseluruhan proyek selesai dalam 10 tahun.

Nongsa D-Town juga akan dilengkapi dengan perkantoran dan area penunjang lain seperti pusat perbelanjaan, pusat pelatihan digital, hotel, dan co-working/co-living space untuk mendukung kebutuhan hidup masyarakat dan pekerja.

Nongsa D-Town merupakan pengembangan dari Nongsa Digital Park yang telah diresmikan pada tahun 2018 oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Singapura Dr. Vivian Balakrishnan.

Nongsa Digital Park telah menampung 1.000 tenaga kerja digital dari 100 perusahaan multinasional seperti Glints, R/GA, dan WebImp yang telah resmi menjadi bagian dari Nongsa D-Town. Melalui acara ini, Nongsa D-Town juga meresmikan ekspansi dari Nongsa Digital Park dengan tambahan area seluas 5.000 meter persegi untuk kapasitas 750 tenaga kerja.

Dalam acara peresmian ini, turut hadir pula Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura Chan Chun Sing. Chan menyebut proyek ini merupakan cerminan ketika pemerintah dan pelaku usaha Indonesia dan Singapura bekerja bersama.

CEO Sinar Mas Land Michael Widjaja menyebut fasilitas dan infrakstruktur mumpuni di Nongsa D-Town disiapkan tidak hanya untuk bekerja. Proyek ini juga akan dilengkapi dengan pusat pelatihan digital untuk mempersiapkan talent-talent dengan keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini dan masa depan.

“Nongsa D-Town siap untuk menjadi jembatan digital Indonesia dan Singapura, khususnya dengan talent pool untuk generasi muda yang saat ini sangat diperlukan kedua negara,” ujar CEO Citramas Group Mike Wiluan.

Seperti diketahui, Sinar Mas Land merupakan induk usaha properti milik mendiang konglomerat Eka Tjipta Widjaja. Sinar Mas Land Limited yang listing di Bursa Efek Singapura ini memiliki dua anak usaha di Indonesia, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI)

Harta keluarga mendiang Eka Tjipta Widjaja pemilik Sinar Mas Grup melesat dari US$8,6 miliar atau Rp121,52 triliun menjadi US$11,9 miliar atau Rp168,14 triliun pada 2020. Dengan tambahan kekayaan US$2,3 miliar atau Rp32,49 triliun itu, keluarga Widjaja tetap bertengger sebagai orang terkaya nomor 2 Indonesia versi Majalah Forbes 2020.

Berita Terkait