Konglomerasi Sinar Mas Awali Vaksinasi Gotong Royong untuk Karyawan

18 Mei 2021 10:02 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Petugas mengambil cairan vaksin ke alat suntik saat pemberian vaksinasi tahap II untuk tenaga pendidik, guru, dan dosen di SMA Negeri 70 Jakarta, Rabu, 24 Februari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Pemerintah resmi mulai melaksanakan Vaksinasi Gotong Royong yang dikhususkan untuk badan hukum dan badan usaha pada Senin, 17 Mei 2021. Dalam pelaksanaannya, konglomerasi Grup Sinar Mas menjadi salah satu perusahaan yang ikut serta dalam program ini.

Managing Director Sinar Mas Saleh Husin mengatakan keputusan pemerintah atas inisiatif Vaksinasi Gotong Royong menjadi momentum percepatan dan perluasan cakupan vaksinasi COVID-19, khususnya di lingkup manufaktur.

“Vaksinasi Gotong Royong tidak semata upaya melindungi karyawan kami, namun lebih luas lagi adalah komitmen sektor industri guna bersama-sama mempercepat terbangunnya kekebalan komunitas guna memutus rantai penyebaran COVID-19,” ujarnya jelang pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong sektor makanan di Marunda, Bekasi, Senin, 17 Mei 2021.

Rencananya, Presiden Joko Widodo beserta jajaran menteri terkait turut hadir secara virtual dalam vaksinasi yang berpusat di Jababeka, Cikarang, Bekasi, pada Selasa, 18 Mei 2021.

Hampir 600 karyawan Marunda Refinery Sinar Mas Agribusiness and Food mendapatkan vaksinasi menggunakan vaksin Sinopharm, untuk kemudian secara bertahap menjangkau hingga 3.000 karyawan.

Tak sendirian di antara 19 perusahaan yang mengawali Vaksinasi Gotong Royong, bergabung juga Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas memvaksinasi 4.000 orang karyawannya di PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP).

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021, terdapat dua jenis vaksin yang digunakan untuk vaksin gotong. Kedua jenis vaksin ini adalah Sinopharm dan CanSino Biologics.

Ada pun, pemerintah baru menetapkan harga vaksin Sinopharm yang dipatok maksimal Rp321.660 per dosis dengan tarif pelayanan maksimal Rp117.910 per dosis. Harga ini sudah termasuk keuntungan 20% dan biaya distribusi tapi belum termasuk PPN.

Keseluruhan biaya ini ditanggung oleh perusahaan yang bergabung dalam program ini. Seluruh karyawan dan keluarga penerima vaksin tidak akan dipungut biaya. Pelaksanaan vaksinasi hanya boleh dilakukan di fasilitas layanan kesehatan milik swasta yang memenuhi persyaratan. (SKO)

Berita Terkait