Komisaris Lucy In The Sky Mundur, Bagaimana Nasib Wulan Guritno?

31 Maret 2022 22:00 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Rizky C. Septania

Club Lucy in The Sky milik PT Lima Dua Lima Tiga Tbk di kawasan SCBD Jakarta / Manual.co.id

JAKARTA – Pemilik dan pengelola resto Lucy in The Sky, PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) mengumumkan pengunduran diri. Namun bukan nama artis papan atas Wulan Guritno yang mundur dari jabatan tersebut.

Direktur Utama Lima Dua Lima Tiga, Surya Andarurachman Putra menyampaikan bahwa komisaris utama perseroan, Felly Imransyah undur diri dari jabatannya berdasarkan Surat Keputusan Komisaris PT Lima Dua Lima Tiga Tbk No. SK-KOM-01 /LDLT-LUCY/III/2022 tertanggal 28 Maret 2022.

“Pengunduran diri ini mulai berlaku per tanggal 1 April 2022. Pada tanggal tersebut, yang bersangkutan tidak menjabat sebagai Komisaris Utama PT Lima Dua Lima Tiga Tbk,” ujarnya melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 31 Maret 2022.

Dalam pengumuman tersebut, tidak disebutkan alasan Felly mengundurkan diri. Nama pengganti Felly dalam posisi komisaris utama perseroan juga belum diketahui.

Sehubungan dengan pengunduran diri tersebut, penunjukkan komisaris utama PT Lima Dua Lima Tiga Tbk akan ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022.

Berdasarkan data yang dihimpun TrenAsia.com, Felly tercatat sebagai pemegang saham pengendali perseroan. Ia mengempit sebanyak 319,5 miliar lembar saham LUCY dengan persentase kepemilikan sebanyak 30,87%.

Adapun Wulan Guritno alias Sri Wulandari masih menjabat sebagai komisaris independen perseroan. Sedangkan Calvin Lutfi menduduki posisi komisaris. 

Surya menjelaskan bahwa pengumuman ini telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik tanggal 8 Desember 2014.

Selain itu sejalan dengan Peraturan No. 1-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi yang merupakan Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta No. KEP-306/BEJ/07-2004 tanggal 19 Juli 2004 dan Peraturan No. I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang Diterbitkan Oleh Perusahaan Tercatat.

Di lantai Bursa, saham LUCY melonjak 9,62% menuju level harga Rp114 per lembar pada akhir sesi perdagangan Kamis, 31 Maret 2022. Pada saat bersamaan, kapitalisasi pasar perseroan hanya sebesar Rp117,99 miliar.

Berita Terkait