KKR dan TPG Investor Gojek dan BTPN Suntik Dana Induk Rumah.com Rp3,2 Triliun

JAKARTA – Investor Gojek KKR dan BTPN TPG, menyuntik tambahan modal kepada PropertyGuru Group yang merupakan induk perusahaan teknologi properti Rumah.com. Total investasi senilai 300 juta dolar Singapura atau sekira US$220 juta setara Rp3,2 triliun (kurs Rp14.800 per dolar Amerika Serikat).

Tambahan suntikan modal itu dilakukan dalam putaran pendanaan dari firma investasi global TPG dan KKR. Mereka menambahkan suntikan modal melalui pendanaan KKR Asian Fund dan lain-lain.

Chief Executive Officer and Managing Director PropertyGuru Group Hari V. Krishnan mengatakan investasi ini datang pada saat perusahaan meraih kenaikan pendapatan 24% secara tahunan (year-on-year/yoy) atau melebihi perkiraan tahun 2019 dengan pangsa pasar 57% di Asia Tenggara.

“Pendanaan tersebut akan mempercepat strategi pertumbuhan PropertyGuru di semua pasar utama untuk memenuhi kebutuhan dalam ekosistem properti,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis, 3 September 2020.

PropertyGuru adalah pemimpin PropTech di lima pasar di wilayah Asia Tenggara dengan marketplace Nomor satu PropertyGuru di Singapura dan Malaysia, Rumah.com dan RumahDijual.com di Indonesia, Batdongsan.com.vn di Vietnam dan DDproperty.com di Thailand.

PropertyGuru induk usaha Rumah.com / Propertyguru.com.sg

Ekspansi Pembiayaan Rumah

Dia mengatakan, dukungan berkelanjutan dari TPG selama lima tahun terakhir, dan KKR selama dua tahun terakhir akan membuat PropertyGuru berinvestasi pada marketplace pembiayaan rumah yang diluncurkan tahun ini melalui PropertyGuru Finance. Nantinya, perusahaan pembiayaan ini fokus pada layanan penjualan ujung ke ujung sebagai solusi pemberdayaan untuk pengembang properti serta layanan PropertyGuru FastKey yakni data untuk mencari properti di seluruh Asia Tenggara.

Olivier Lim, Chairman of The Board, PropertyGuru Group mengatakan sejak berdiri pada tahun 2007, PropertyGuru telah menguatkan kepemimpinannya dengan terus memberikan nilai tambah kepada semua pelanggan dan penggunanya.

“Kami telah berkembang pesat di seluruh Asia Tenggara dengan mengantisipasi dan memenuhi kebutuhan konsumen dengan strategi berbasis data yang didukung oleh tim Gurus yang berbakat. Tahun ini, di tengah realitas bisnis yang berubah, kekuatan platform kami yang terbukti telah memperkuat kepemimpinan pasar relatif kami dan memberikan peluang baru untuk mempercepat pertumbuhan organik dan anorganik dengan investasi baru,” kata Hari.

Hari menambahkan, peningkatan dukungan dari TPG dan KKR untuk mempercepat pertumbuhan ini merupakan validasi besar atas kinerja grup yang sukses. Kemudian juga tim kepemimpinan, dan strategi untuk membuka peluang yang akan mencapai ambisi grup di wilayah ini.

Hari mengatakan kinerja keuangan perseroan yang kuat selama beberapa tahun terakhir telah memungkinkan untuk berinvestasi secara agresif dan cerdas. Hal itu dilakukan untuk membangun platform teknologi yang terintegrasi dan berbeda serta melayani peluang unik di pasar ASEAN.

Investasi tambahan dari TPG dan KKR akan memungkinkan PropertyGuru untuk terus membangun platform properti terpercaya di Asia Tenggara. Investasi ini juga mempercepat momentum PropertyGuru di pasar utama seperti Malaysia dan Vietnam.

“Kami membantu pencari properti untuk ‘Mencari, Membiayai, & Memiliki’ rumah mereka. Investasi baru ini akan mempercepat rencana pertumbuhan yang telah kami identifikasi karena semakin banyak konsumen dan pelanggan yang beralih ke solusi digital untuk pembelian dan penjualan properti. Selama 13 tahun terakhir kami membantu menciptakan industri proptech di wilayah ini. Sebagai pemimpin pasar, kami berharap dapat memberikan inovasi lebih lanjut untuk mendigitalkan sektor properti,” kata Hari.

Investor Gojek dan BTPN

Mengacu situs resminya, TPG yang sebelumnya bernama Texas Pacific Group ini memiliki sejumlah portofolio investasi di Asia. Investasi TPG yakni PT Bank BTPN Tbk (BPTN), Lenovo, Dodla Dairy, dan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN).

Sementara di Indonesia, portofolio investasi KKR ada di Gojek Indonesia. Investasinya dimulai pada 2016 dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), produsen roti dengan merek Sari Roti yang merupakan bagian dari Salim Group.

Investasi di Sari Roti dimulai pada tahun 2017. KKR atau sebelumnya dikenal dengan Kohlberg Kravis Roberts sempat berinvestasi di PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA).

Adapun PropertyGuru berada di lima pasar yakni PropertyGuru di Singapura dan Malaysia. Kemudian Batdongsan.com.vn di Vietnam, DDproperty.com di Thailand, dan Rumah.com serta RumahDijual.com di Indonesia. (SKO)

Tags:
BTPNgojekharga rumahHeadlineInvestasiinvestasi propertiInvestor AsingKKRKKR Asia FundkprPropertiPropertyGururumahRumah.comsari rotiTPG
%d blogger menyukai ini: