Kisah Sukses UMKM: Potensi Bisnis Kaos Nyaman Berbahan Alami dari Bandung untuk WFH Ala Mūla Basics

01 November 2021 18:30 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Sukirno

Kaos Mula Basic yang berasal dari Bandung mengedepankan kenyamanan karena dari bahan-bahan alami / Istagram @mula.basic (@mula.basic)

JAKARTA – Pandemi COVID-19 telah menggeser kebiasaan dan tren baru di masyarakat menuju digitalisasi. Tak terkecuali pada proses belanja luring ke daring serta memilih busana yang hanya sesuai kebutuhan dan aman bagi kesehatan tubuh.

Melihat ini sebagai celah meraup keuntungan, dua sahabat yaitu Peggy Puspa dan Yenny mendirikan Mūla Basics. Mereka menyadari kebutuhan akan kaos bagus, nyaman dengan harga terjangkau, kualitas baik, dan anti bakteri sangat diminati di masa pandemi seperti sekarang ini.

Awalnya, kedua sahabat ini mengaku kesulitan menemukan kaos dengan bahan yang nyaman untuk melakukan aktivitas selama work from home (WFH). Kemudian, mereka menemukan bahan-bahan kaos yang bermutu, namun belum ada yang mengolah dan mendesainya untuk menjadi pakain harian di pasar domestik. 

“Kemudian muncul ide untuk membuat clothing line ini dengan mengutamakan bahan yang berkualitas dengan desain yang mudah untuk padu padan,” ujar Peggy kepada TrenAsia.com beberapa waktu lalu.

Dalam proses produksi, keduanya berupaya meminimalisir penggunaan kandungan plastik/poly dalam bahan kain hingga pengemasan produk. Mereka juga berharap Mūla Basics dapat memberdayakan banyak pihak yang sempat kehilangan pekerjaan saat pandemi melanda Indonesia.

Peggy mengaku memulai bisnisnya pada 30 Juli 2021 dengan bermodalkan dana sebesar Rp9 juta. Dengan harga produk Mūla Basics pada kisaran Rp80.000 – Rp139.000 per kaos, ia dan Yenny mampu meraup cuan sebesar Rp500.000 hingga Rp1 juta per bulan.

Untuk mendapatkan produk-produk dari Mūla Basics, masyarakat dapat mendapatkannya melalui akun Instagram @mula.basics atau melalui platform e-commerce seperti Shopee serta Tokopedia.

Strategi Pengembangan

Peggy Puspa dan Yenny, pendiri kaos Mula Basic yang berasal dari Bandung mengedepankan kenyamanan karena dari bahan-bahan alami / Istagram @mula.basic

Selain itu, Mūla Basics juga memilik berbagai rencana serta strategi bisnis untuk ke depan. Setidaknya, Peggy membagi strategi pengembangan bisnis usahanya itu menjadi 3 bagian sesuai dengan pembagian sistem kerja.

Strategi pertama ialah menemukan bahan-bahan kaos berkualitas yang aman bagi semua jenis kulit dan membuat desain yang nyaman sesuai dengan jenis bahan yang akan gunakan. Kedua, sistem produksi yang mengutamakan kesejahteraan mitra, efektif dan efisien. 

“Ketiga, optimalisasi digital marketing dan branding pada media sosial,” tutur Peggy.

Menurut dia, salah satu nilai penting dalam bisnis ini adalah komitmennya dalam upaya memanfaatkan bahan yang ramah lingkungan, mulai dari pemilihan bahan baku, sistem produksi dan packing. Bahan baku yang dipilih sepenuhnya menggunakan kapas, minim kandungan poly alias plastik. 

Selain itu, lanjut dia, sistem kerja minim penggunaan plastik untuk pengangkutan bahan produksi. Di mana, pada awalnya ia menggunakan plastik untuk packing. Namun, saat inii telah beralih menggunakan kantong/bungkus yang berasal dari zat pati singkong yang mudah terurai.

Ke depannya, Mūla Basics berencana untuk meningkatkan promosi seluas-luasnya. Tak hanya itu, Peggy juga berharap pihaknya dapat berkolaborasi dengan brand-brand lokal Indonesia yang saat ini sudah sangat membanggakan.

Yang tak kalah penting baginya adalah Mūla Basics dapat memberikan sumbangsih bagi masyarakat, khususnya mitra-mitra pengarajin, sehingga dapat membantu perbaikkan perekonomian. Terakhir, menjaga komitmen Mūla Basics untuk terus berupaya menjadi merek yang ramah bagi lingkungan.

“Semoga Mūla Basics bisa menjadi produk kebanggan kita semua,” tutup Peggy.

Berita Terkait