Kisah Sukses UMKM: Pempek Tengil, Tampilan Unik dan Cita Rasa Asli Palembang

December 21, 2020, 12:04 PM UTC

Penulis: Aprilia Ciptaning

Tampilan Pempek Tengil, salah satu makanan pempek UMKM lokal dengan cita rasa asli pempek Palembang / Istimewa

JAKARTA – Tidak sulit bagi kebanyakan orang buat mencari pempek, salah satu makanan khas dari Palembang. Kendati berasal dari luar Jawa, santapan yang berbahan dasar ikan ini banyak dijual di berbagai wilayah.

Cita rasa gurih dan lezat yang dipadukan dengan cuko asam manis pedas, membuat lidah siapa pun tak kuasa menolaknya. Namun sayangnya, tak setiap penjual mampu menghadirkan cita rasa asli dari pempek.

Inilah yang membuat Febrina Elissa (28) mendirikan usaha Pempek Tengil, nama brand dagangan yang dipasarkannya. Kecintaannya terhadap pempek bahkan mendatangkan tekadnya untuk mempelajari resep asli, hingga langsung ke Palembang.

Meskipun demikian, pada mulanya wanita satu ini hanya ingin memproduksi pempek untuk dikonsumsi sendiri. Ketika keahliannya membuat pempek makin terasah, ia mencoba membawa makanan ini ke kantor.

Variasi Pempek Tengil / Istimewa
Resign dan Mulai Berbisnis

Tak disangka, teman-teman dan kerabatnya merespons positif dan mulai memesan. Setelah itu, Febrina yang telah sekian lama bekerja di start up ini pun memutuskan untuk resign dan mulai fokus berbisnis.

“Saya menyadari ingin fokus berbisnis dengan menjalankan hobi, yakni membuat makanan kesukaan alias pempek. Dari sanalah ide awal usaha ini muncul dan berkembang,” kata dia kepada TrenAsia.com, beberapa waktu lalu.

Tabungan hasil bekerja menjadi modal awal untuk menjalankan usaha. Febrina pun tak ingin setengah-setengah dalam menjual pempek. Ia memikirkan strategi dengan menyesuaikan selera dan tren pasar.

Akhirnya, wanita satu ini membuat inovasi pempek dengan tampilan lebih menarik dan modern sehingga mudah untuk diingat. Berbeda dengan kebanyakan, pempek Tengil dipasarkan dalam berbagai bentuk, seperti cake, tumpeng, bouquet, serta hampers. Adapun harga yang dijual mulai dari Rp7.000 per satuan hingga Rp799.000 untuk variasi tumpeng.

Pempek Tengil dengan tampilan cake / Istimewa

Saat ini, Febrina mengaku penjualan masih dilakukan secara daring. Namun, ke depan ia memiliki keinginan untuk memiliki toko offline dengan konsep kekinian.

Pempek Tengil dengan tampilan tumpeng / Istimewa

“Jadi, supaya anak muda semakin tertarik untuk datang dan mengenal pempek sebagai salah satu makanan khas Indonesia,” tuturnya, Di samping itu, ia juga memiliki target untuk mengembangkan usaha melalui kerja sama katering pernikahan dan event lainnya.

Nah, kalau kamu jadi laper dan pengin makan pempek, bisa langsung meluncur ke Instagram @pempektengil buat pesan, ya!