Kisah Sukses UMKM: Minum Jamu Tanpa Ribet di Pemujamu

March 31, 2021, 07:01 AM UTC

Penulis: Mochammad Ade Pamungkas

Produk jamu tradisional dari Pemujamu / Instagram @_akupemujamu_

JAKARTA – Siapa yang tak kenal jamu, minuman khas Indonesia yang terbuat dari berbagai herbal alami dan memiliki khasiat untuk kesehatan dan kebugaran tubuh.

Pemujamu hadir supaya masyarakat luas dari berbagai kalangan dapat merasakan manfaat serta khasiat dari jamu khas Indonesia.

Andito Nugroho sadar jamu tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat terdahulu, karena menurutnya minuman herbal yang tidak banyak proses kimia seperti jamu jauh lebih bersahabat dan baik bagi kesehatan tubuh.

Pria lulusan desain grafis tersebut sebelumnya sempat pesimistis untuk melanjutkan Pemujamu lantaran sudah banyak produk jamu yang tersebar di Indonesia.

Namun Andito bangkit karena semangat dari sang ayah, selain itu ia juga percaya bahwa setiap barang pasti bisa dijual dengan cara yang tepat.

Inspirasi Andito dalam memulai usaha Pemujamu berasal dari kedua orang tua yang sering kali meracik jamu khas Indonesia, terlebih setelah tetangganya mengakui bahwa jamu buatan orang tuanya enak dan menyegarkan.

Ide awal Andito dalam memulai bisnis Pemujamu, ialah supaya semua kalangan dapat menikmati jamu tanpa perlu repot, tinggal order dan langsung dinikmati.

Andito sendiri telah mencoba berbagai eksperimen untuk dapat meracik produk jamu yang dapat dinikmati semua kalangan, mulai dari konsultasi ke orang tua, lihat di YouTube, hingga mencoba berbagai testimoni dari tetangga maupun kerabat terdekat.

“Saya sampai eksperimen puluhan kali bahkan ratusan kali,” ujar Andito saat berbincang dengan TrenAsia.com baru-baru ini.

Sehingga, pada saat ia pertama kali memulai usaha di suatu bazar, produk Pemujamu laris terjual hingga 50 botol.

Inovasi Menjadi Kunci
Salah satu produk jamu dari Pemujamu / Dok. Pemujamu

Andito mengaku, modal awal yang ia keluarkan dalam memulai usahanya ialah kisaran Rp1 juta sampai Rp5 jutaan.

“Tapi setelah jalan dan growing, selalu nambah modal per inovasi,” ucapnya.

Usahanya kini telah membuahkan hasil, melalui Pemujamu ia mampu menghasilkan keuntungan hingga kisaran Rp1 juta-Rp5 juta per bulan.

Saat ini, Pemujamu telah menghadirkan banyak varian rasa, beberapa di antaranya ialah kunyit asem, beras kencur, jahe lemon, dan kunyit asem rendah gula. Produk Pemujamu ini dijual dengan harga yang variatif mulai dari Rp15.000 hingga Rp100.000 per botol.

Andito mengaku bahwa selama berjalannya waktu ia akan terus mencoba menghadirkan berbagai varian baru di masa mendatang.

Selain itu, ke depannya Andito juga berencana untuk memperbesar reseller, dan memikirkan cara yang aman untuk mengirimkan produknya ke luar Jakarta dan Jawa. Jadi bagi Anda yang ingin tambah-tambah penghasilan, jangan ragu untuk menjadi agen atau reseller Pemujamu!

Jika Anda tertarik minum jamu kekinian tanpa perlu repot-repot pergi ke depot jamu, maka Anda tinggal pesan dan kunjungi akun Instagram @_akupemujamu_. Karena selain menyegarkan minum jamu juga baik bagi kesehatan dan kebugaran tubuh lho. (SKO)