Kisah Sukses UMKM: Dari Usaha Salad Buah Ma’lina, Meilina Wijayanti Raup Omzet Ratusan Ribu Per Hari

07 Oktober 2022 06:42 WIB

Penulis: Octavia Tunggal Dewi

Editor: Ananda Astri Dianka

Kisah Sukses UMKM: Dari Usaha Salad Buah Ma’lina, Meilina Wijayanti Dapat Meraup Keuntungan Hingga Ratusan Ribu Per Hari (Instagram: Saladbuah_malina) (Instagram: Saladbuah_malina)

JAKARTA - Meilina Wijayanti, seorang ibu rumah tangga yang juga merupakan sekretaris RT berhasil merintis bisnis salad buah yang diberi nama “Salad Buah Ma’lina”.

Saat ini Meilina Wijayanti berusia 54 tahun, ia merupakan kelahiran 3 Mei 1968. Selain menjalankan usaha bisnis Salad Buah Ma’lina,

Dalam menjalankan usaha nya ini, bu Lina tidak memiliki partner atau pun karyawan.

Awal mula bu Lina bisa mendirikan Salad Buah Ma’lina ini mulanya teman bu Lina menawarkan ke dirinya salad buah, dan bu Lina terkadang membeli 5-10 cup yang berukuran 200ml untuk anak-anaknya karena anak-anaknya menyukai salad buah. Saat pemesanan pertama dan kedua, teman bu Lina sanggup untuk membuatkan namun saat pemesanan ketiga, teman bu Lina tersebut tidak menyanggupi lagi.

Hingga akhrinya, bu Lina mencari tahu cara membuat salad buah di Google. Tapi setelah mencoba resep buah dan bahan-bahan sesuai yang ada di Google, rasanya kurang enak. Baik dari buahnya, maupun bahan-bahannya. Hingga akhirnya bu Lina perlahan-lahan mencoba menggunakan buah yang tidak mengandung banyak air seperti melon orange, apel fuji, pir pakam, pir sweer, anggur, strawberry, dugan wong cc. dan pesanan yang diterima bu Lina pun semakin banyak setelah bu Lina mencoba merubah buahnya.

Setelah itu, baru bu Lina kepikiran untuk berjualan di Go food. Semua proses pendaftaran Go food dibantu oleh anak keduanya untuk mendaftar di Go food dan lain-lain.

Hingga akhirnya saat disetujui oleh pihak Go food, hari pertama bu Lina langsung menerima pesanan yang awalnya dari lingkungan teman anak-anaknya.

Foto: Meilina Wijayanti

Alasan bisnis salad buahnya diberi nama “Salad Buah Ma’lina” yaitu “Ma” berarti mama sedangkan Lina nama panggilan dirinya. Nama brand salad buah ini juga merupakan ide dari anak keduanya.

Bu lina membangun usaha salad buah ini sejak 31 Desember 2019 dan hadir di Go food.

Selain berjualan salad buah, bu Lina juga berjualan es buah, roti lapis, dan toppoki. Namun, karena usaha lainnya tidak ter-handle dan sedikit pemitantnya, maka roti lapis dan toppoki terpaksa bu Lina hentikan produksinya.

Sebelum adanya pandemi, bu Lina dapat meraup keuntungan hingga Rp300 ribu per hari. Namun sejak tanggal 7 Desember 2020, bu Lina dan keluarga terkena COVID, sehingga penjualan menurun drastis karena hampir 1,5 bulan bisnis ini ditutup sampai rating di Go food yang awalnya 5 turun menjadi 3.

Namun, bu Lina tidak putus asa. Ia tetap menekuni bisnisnya walaupun orderan sepi karena pandemi yang berkepanjangan.

“Ya ditekunin sambil minta sama Allah di setiap sholat 5 waktu dan tiap malam tante tahajud dan dhuha” ujar bu lina saat diwawancarai oleh TrenAsia beberapa waktu lalu.

Hingga akhirnya, pertengahan Februari dari pihak Shopee food menghubungi bu Lina untuk ikut bergabung di Shopee food. Bu Lina menerima tawaran tersebut dan bu Lina hanya perlu  log in di Shopee food saja

Rezeki memang tidak ada yang tahu, semenjak satu bulan bergabung di Shopee food, penghasilan bu Lina terus meningkat hingga bisa kembali mencapai Rp300 ribu terlebih setelah bu Lina rutin mengikuti promo-promo di Shopee bahkan dalam satu hari bisa mencapai Rp400 ribu. Bahkan bu Lina pernah meraup keuntungan hingga Rp1.099.000 karena mendapat orderan hingga 22 pcs dalam satu hari. 

Setelah Covid Delta hadir, penghasilan bu Lina kembali mengalami penurunan. Namun, bersyukur dari pihak marketing Grab food datang ke rumahnya untuk menawarkan bergabung di Grab food dan seluruh proses administrasi diurus oleh pihak Grab.

Setelah Salad Buah Ma’lina tergabung dalam Grab food, usaha bu Lina kembali ramai meskipun masih terdapat Covid Omicron.

Alasan lain bu Lina memilih untuk berjualan dalam bidang kuliner terutama salad buah yaitu karena disukai oleh anak-anaknya.

 “Tante memilih usaha Salad Buah karena anak-anak tante suka. Sudah gitu resikonya nggak banyak dan bisa bikin sehat badan.  Kaya buah kalau pembeli lagi sepi stok buah yang sudah 1 minggu bisa di makan sendiri” Ujarnya

Mengenai kisaran harga cukup bervariasi dan tergantung dari ukuran cup nya .Untuk cup yang terkecil yaitu cup 200 ml dijual seharga Rp20 ribu.

Saat ini Salad Buah Ma’lina hanya menerima pembelian secara online di toko online seperti Go food, Shopee food, dan Grab food.

Berbicara mengenai cara pemasaran, bu Lina hanya memasarkan salad buahnya melalui status Whatsaap dan toko online.

Dalam menjalankan usaha, setiap pebisnis tentu memiliki kendalanya masing-masing. Kendala yang dialami bu Lina yaitu hanya ingin memiliki restoran di rumah nya namun belum berhasil terwujud hingga kini. Selain itu, dengan adanya kenaikan harga BBM, seluruh harga buah dan bahan-bahan salad juga ikut mengalami kenaikan sedangkan penjualan tidak terlalu ramai. 

Rencana untuk kedepannya, setelah penjualan kembali stabil, bu Lina berencana untuk membuat hak paten salad buah .

Berita Terkait