Kisah Sukses UMKM: Bakso Majikan, Bakso Enak Tanpa Pengenyal, Micin, dan Pengawet

March 06, 2021, 06:09 AM UTC

Penulis: Reza Pahlevi

Salah satu menu Bakso Spesial Majikan Tuan di Bakso Majikan. / Instagram @baksomajikan

JAKARTA – Sejarah bakso di Indonesia bisa ditarik ke China. Dalam bahasa hokkien, bakso berarti daging giling yang terbuat dari daging babi. Hanya saja karena penduduk Indonesia mayoritas muslim, bakso lebih sering ditemukan dibuat dari daging sapi, ayam, ikan, hingga udang.

Ken Woytisek, seorang koki instruktur di Culinary Institute of America, mengatakan kuah dan mi hidangan bakso yang biasa ada di Indonesia kemungkinan besar berasal dari China. Namun, untuk baksonya kemungkinan hadir akibat penjajahan Belanda. Kaum Eropa memang punya hidangan serupa yang biasanya disebut meatball dan disajikan dengan pasta dan saus.

“Makanan ini hadir dalam banyak bentuk, tapi yang terpenting adalah selalu ada baksonya, minya, dan kuah kaldunya,” ujarnya seperti dikutip New York Daily News. Ken bilang karena masyarakat Indonesia multikultural, hidangan bakso di Indonesia pun beragam. Baksonya bisa terbuat dari berbagai daging, kuah kaldunya pun bisa dibuat dari tulang apapun, lalu minya bisa berbentuk mi kuning, bihun, dan soun.

Kini, semua orang di Indonesia pasti pernah merasakan bakso. “Ketika orang nongkrong malam-malam dan lapar, orang-orang pergi makan bakso,” ujar Djoko Supatmono, seorang executive chef di Satay Junction, sebuah restoran Indonesia di New York.

Bakso Majikan

Kegemaran makan bakso juga menghinggapi suami Poppy Handayani, pendiri dan pemilik Bakso Majikan di Duren Tiga Raya nomor 6A, Jakarta Selatan. Kecintaan suaminya kepada baksolah yang menginspirasi Poppy hingga membuka rumah makan Bakso Majikan.

Bakso di Bakso Majikan memakai daging sapi bagian paha hingga kenyalnya alami tanpa pengenyal. Poppy juga mengatakan tidak menambahkan micin dan bahan pengawet dalam baksonya.

Bakso Majikan di Jakarta Selatan / Dok. Bakso Majikan

“Temannya makan bakso yang cocok adalah es teler, Bakso Majikan juga punya es teler yang juara karena dibuat dengan buah asli dengan campuran sirup,” tambahnya.

Bakso yang dijual Bakso & Es Teler Majikan bervariasi mulai dari bakso biasa seperti bakso isi daging cincang hingga yang nyeleneh seperti bakso panggang dengan saus kacang nanas, bakso panggang mozarela, bakso smoked beef, dan lain-lain. Harganya pun cukup terjangkau, sekitar Rp25 ribuan.

Es Teler Majikan. (Dok. @baksomajikan)

Poppy bercerita dirinya menghabiskan Rp120 juta sebagai modal awal usahanya ini. Meski belum balik modal, dirinya mengaku sudah dapat meraup untung Rp1 juta-Rp5 juta tiap bulannya. Ke depannya, Poppy ingin mencoba mengeluarkan varian menu baru ketika bisnisnya sudah mulai berkembang.

Tertarik coba Bakso Majikan? Kamu bisa langsung cek Instagramnya @baksomajikan atau datang langsung saja ke Duren Tiga Raya nomor 6A di Jakarta Selatan. Bakso Majikan buka Senin-Sabtu dari 10 pagi hingga 8 malam! (SKO)

Berita Terkait