4 Stasiun KRL Buka Layanan Vaksinasi COVID-19

29 Juli 2021 01:03 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Editor: Laila Ramdhini

Sejumlah penumpang bersiap menaiki rangkaian kereta listrik (KRL) di Stasiun Cawang, Jakarta, Senin, 14 September 2020. Pengguna transportasi KRL menurun drastis saat hari pertama pemberlakuan PSSB total. Pengguna KRL tercatat ada 92.546 pengguna atau berkurang hingga 19% dibandingkan Senin 7 September 2020 pekan lalu yang mencapai 114.075 pengguna pada waktu yang sama. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku operator kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek kini membuka layanan vaksinasi di 4 stasiun KRL. Keempat stasiun tersebut yakni Stasiun Duri, Rangkasbitung, Angke, dan Jakarta Kota.

“Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk percepatan vaksinasi COVID-19, KAI Commuter bekerja sama dengan berbagai pihak menyelenggarakan vaksinasi dosis pertama di sejumlah stasiun KRL,” tulis akun Instagram resmi KCI @commuterline, Rabu, 28 Juli 2021.

Vaksinasi ini ditujukan kepada pengguna KRL dan masyarakat umum sekitar stasiun. Bagi pengguna KRL yang ingin melakukan vaksin Covid-19 dosis pertama dapat melakukan pendaftaran melalui website KAI Commuter di https://vaksinasi.krl.co.id.

KCI mengatakan jumlah stasiun yang menyelenggarakan vaksinasi secara bertahap juga akan lebih banyak. Tahap pertama yang dilakukan besok, Kamis, 29 Juli 2021, tersedia di empat stasiun dan pendaftarannya sudah dibuka sejak saat ini.

Berikut adalah cara pendaftaran dan persyaratan vaksinasi di stasiun KRL.

1. Daftar online lewat website KAI Commuter di www.krl.co.id atau https://vaksinasi.krl.co.id/

2. Masukkan identitas pribadi dengan benar

3. Pilih waktu dan stasiun kegiatan vaksinasi

4. Tunggu notifikasi keberhasilan pendaftaran vaksinasi dari KAI Commuter

5. Unduh bukti pendaftaran vaksinasi

6. Cetak atau perlihatkan bukti pendaftaran vaksinasi kepada petugas saat di lokasi vaksinasi

7. Datang sesuai dengan jadwal vaksinasi

8. Lakukan registrasi ulang di lokasi vaksinasi, dengan ketentuan

  • Membawa kartu identitas asli dan fotokopi sesuai pada saat pendaftaran
  • Menaati protokol kesehatan yang berlaku seperti menggunakan masker ganda, selalu jaga jarak dengan peserta vaksinasi lainnya, mencuci tangan sebelum dan sudah pelaksanaan vaksinasi, serta menghindari kerumunan
  • Untuk peserta lansia akan diprioritaskan waktu vaksinasinya
  • Untuk lansia dengan tipe penyakit penyerta/komorbid (gangguan jantung, ginjal, stroke, gangguan tiroid, dll) disarankan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis dan meminta rekomendasi untuk melakukan vaksinasi

9. Pendaftaran hanya bisa satu kali (satu NIK hanya bisa sekali daftar)

10. Pastikan pengisian data sudah benar karena penggantian waktu dan tempat pelaksanaan vaksinasi tidak diperkenankan

Berita Terkait