Jadi Tren dan Digemari, Inilah Makna Sesungguhnya Mengenai Gaya Hidup Frugal Living

03 Agustus 2021 13:31 WIB

Penulis: Justina Nur Landhiani

Editor: Rizky C. Septania

Kini Jadi Tren dan Digemari, Inilah Makna Sesungguhnya Mengenai Gaya Hidup Frugal Living (Instimewa)

JAKARTA - Akhir-akhir ini, istilah frugal living kerap dibicarakan dan jadi tren di kalangan banyak orang. Akan tetapi, apakah yang dimaksud dengan gaya hidup frugal living ini?

Frugal living bisa disebut dengan hidup lebih hemat. Gaya hidup ini disebut-sebut bisa menjadi solusi untuk kita agar bisa menjalani tahun 2021 dengan lebih baik. Hal ini karena tahun 2021 keadaannya tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Gaya hidup frugal living mengajarkan kepada kita untuk bisa memanfaatkan apa yang kita miliki sekarang dengan maksimal, serta tidak membeli sesuatu hal hanya berdasarkan keinginan saja.

Dengan menerapkan gaya hidup ini, Anda bisa hidup lebih hemat dan bisa mengelola sesuatu tanpa harus mengesampingkan value atau nilai dari suatu barang.

Akan tetapi, gaya hidup frugal living ini bukan berarti Anda kikir atau pelit.

Frugal living ini bisa membuat Anda lebih cermat untuk memilih suatu barang yang benar-benar Anda butuhkan. Jadi, dompetmu bisa terselamatkan.

Ternyata, gaya hidup frugal living ini juga diterapkan oleh milyuner dan artis terkenal. Sejumlah tokoh seperti aktor Hollywood Leonardo DiCaprio, penyanyi Ed Sheeran dan Lady Gaga serta miliarder Warren Buffet dikabarkan menjalani gaya hidup ini.

Gaya hidup frugal living juga memberi arti bahwa Anda menyerahkan hidup Anda ke tangan Anda sendiri, jadi mengajarkan kepada Anda untuk bertanggung jawab terhadap kehidupan yang dijalani setiap hari.

Untuk memulainya, Anda bisa mencoba untuk membeli barang-barang yang benar-benar Anda butuhkan. Hindari pembelanjaan secara impulsif yang tidak ada di dalam daftar belanja Anda.

Saat Anda menemukan barang yang menarik mata, cobalah untuk bertanya apakah Anda benar-benar membutuhkannya atau tidak.

Saat Anda ingin membeli barang mahal, berilah waktu Anda untuk berpikir. Apakah barang tersebut dibeli hanya karena dorongan hati, atau benar-benar Anda butuhkan.

Berita Terkait