Kinerja Mahaka Radio Milik Erick Thohir Anjlok di Kuartal I-2021, Kerugian Membengkak 48,89 Persen

13 September 2021 15:30 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Amirudin Zuhri

Erick Thohir pemilik Mahaka Media Group / Dok. Mahaka Media

JAKARTA – Emiten radio milik Menteri BUMN Erick Thohir, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) mengalami kinerja  jauh dari memuaskan pada kuartal I-2021. Pendapatan yang menurun, membuat kerugian perseroan makin dalam pada periode tiga bulan pertama tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangannya, perseroan membukukan pendapatan bersih sebanyak Rp12,57 miliar pada kuartal pertama 2021. Angka tersebut anjlok 47,27% year-on-year (yoy) dari pendapatan bersih periode yang sama tahun sebelumnya, senilai Rp23,84 miliar.

Padahal, perseroan berhasil menekan beban umum dan administrasi secara tahunan dari Rp25,30 miliar menjadi Rp15,86 miliar per 31 Maret 2021. Hanya saja, beban program dan siaran menebal dari Rp259,60 juta menjadi Rp442,38 juta pada periode yang sama.

Dengan catatan tersebut, rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk MARI membengkak 48,89% yoy menjadi Rp4,02 miliar dari Rp2,70 miliar pada akhir Maret 2020. Rugi per saham dasar turut berubah dari Rp0,51 per lembar menjadi Rp0,77 per lembar.

Sementara itu, total liabilitas perseroan pada kuartal I-2021 tercatat sebanyak Rp118,46 miliar, atau lebih rendah dibandingkan dengan keseluruhan liabilitas per 31 Desember 2021, sebesar Rp120,52 miliar.

Sedangkan, jumlah ekuitas MARI pada akhir Maret tahun ini senilai Rp190,99 miliar. Nilai tersebut turun tipis dibandingkan dengan total ekuitas akhir tahun 2020, sebesar Rp196,91 miliar.

Masih pada periode kuartal pertama 2021, kas dan setara kas perseroan menipis menjadi Rp26,22 miliar dari realisasi 31 Desember 2020 sebesar Rp34,04 miliar. Adapun, total aset MARI turun tipis dari Rp317,12 miliar menjadi Rp309,45 miliar.

Berita Terkait