Keren! Bangladesh Sudah Pesan 450 Gerbong Kereta Produksi INKA Rp2,76 Triliun

JAKARTA – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA telah menerima pesanan 450 gerbong kereta api penumpang dari Bangladesh senilai US$187,08 juta setara Rp2,76 triliun (kurs Rp14.800 per dolar Amerika Serikat).

Ekspor gerbong kereta terakhir ke Bangladesh sudah dikirimkan ke Bangladesh pada Kamis, 24 September 2020. Dari total 250 kereta, rinciannya 200 kereta tipe MG (meter gauge) dikirimkan pada 2020 dan 50 kereta tipe BG (broad gauge) mulai dikirim awal 2019.

General Manager Perencanaan Operasi dan Penyediaan Jasa (POPJ) INKA, Suwun Setyanyo mengatakan bahwa pengiriman 250 kereta ini merupakan batch-9 sebanyak 20 kereta. Tujuh batch di antaranya sudah dioperasikan oleh Bangladesh Railway.

“Alhamdulilah malam ini kita sedang melakukan pengiriman batch terakhir atau batch 9 dari proyek 200 kereta jenis MG ke Bangladesh. Yang ini adalah kelanjutan dari 50 BG sebelumnya. Ini batch 9, artinya ada 8 batch sebelumnya yang sudah dikirmkan. 7 batch sebelumnya yang sudah di operasikan sementara 1 batch yang batch ke–8 saat ini masih sedang dalam proses commissioning di sana,” jelas Suwun dalam keterangan resmi di laman Kementerian BUMN.

Suwun memperkirakan sebanyak 20 kereta tersebut dijadwalkan berangkat dari Dermaga Jamrud Tanjung Perak tanggal 8 Oktober 2020 dan akan tiba di Chittagong Port pada tanggal 17 Oktober 2020. Suwun juga menyampaikan bahwa INKA juga sedang mengejar proyek sebanyak 200 BG.

Kereta Api buatan INKA resmi diluncurkan di Bangladesh / Inka.co.id

Incar Proyek Baru

“Saat ini tim kita, tim pemasaran juga sedang mengejar proyek berikutnya di Bangladesh yaitu poyek 200 BG. Mudah-mudahan ini dengan kerja sama kita semuanya bisa kita raih sehingga bisa mejadi pekerjaan berikutnya dari INKA Group,” tuturnya.

Dia mewakili manajemen INKA menyampaikan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada semua pihak yang mendukung kelancaran proyek ini. Ucapan itu diberikan kepada tim internal INKA Group, juga kepada semua rekan-rekan vendor dan supplier yang mendukung proyek ini.

“juga kepada pemerintah Indonesia melalui kementerian–kementerian terkait dan khusunya kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangladesh di Dhaka yang sangat mendukung dan membantu kelancaran proyek ini. Mudah–mudahan proyek ini menjadi sesuatu yang bisa kami persembahkan dari INKA dari Madiun untuk ekonomi nasional di tengah tengah kondisi ekonomi global yang tidak menguntungkan saat ini,” pungkasnya.

INKA merupakan pemenang tender dalam pengadaan 250 kereta penumpang untuk Bangladesh Railway pada 2017. Total nilai kontrak sebesar US$100,89 juta. Pada 2016, INKA juga telah mengekspor 150 unit gerbong dengan nilai kontrak senilai US$72,39 juta. Sebelumnya, INKA juga mengantongi proyek 50 unit pada 2006 dengan nilai kontrak sebesar US$13,8 juta. (SKO)

Tags:
BangladeshBangladesh RailwaysBUMNEksporHeadlineInkaKereta ApiPT Industri Kereta Api (Persero)PT INKA (Persero)
%d blogger menyukai ini: