Kementerian PUPR Tambah Tiga RS Darurat COVID-19 di Jakarta

13 Juli 2021 10:00 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seusai Rapat Terbatas bersama Presiden Joko Widodo, Senin, 12 Juli 2021. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang berusaha menambah tiga rumah sakit (RS) darurat COVID-19 di Jakarta.

Tiga bangunan yang telah selesai dan sedang direnovasi tersebut adalah Asrama Haji di Pondok Gede, Rumah Susun (Rusun) Tingkat Tinggi Pasar Rumput, dan Gedung Pusat Kesehatan Ibu Anak (PKIA) Kiara di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Asrama Haji Pondok Gede dan Rusun Pasar Rumput kini sudah beroperasi sebagai RS darurat COVID-19.

“Sesuai dengan tugas dan fungsi Kementerian PUPR menyiapkan tidak hanya ruang isolasi, tetapi juga rumah sakit. Pertama, Asrama Haji terdapat lima gedung yang diubah menjadi Rumah Sakit COVID-19 dengan total 774 tempat tidur,” ujar Basuki dalam keterangan pers, Senin, 12 Juli 2021.

Selain itu, Basuki juga memaparkan rencana perbaikan PKIA Kiara di lingkungan RSCM dan persiapan RS lapangan di daerah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan.

Asrama Haji Pondok Gede

Menurutnya, ada lima gedung yang akan dimanfaatkan sebagai RS darurat di Asrama Haji Pondok Gede. Gedung A sudah selesai renovasi dan mulai beroperasi sejak Sabtu, 10 Juli 2021. Lalu, gedung B selesai perbaikan pada Senin, 12 Juli 2021.

Selanjutnya, Gedung C dan E akan selesai dan beroperasi pada Selasa, 13 Juli 2021. Terakhir, gedung D5 diharapkan selesai renovasi pada Kamis, 15 Juli 2021, yang termasuk gedung D3 dan D4 yang akan dimanfaatkan untuk para tenaga kesehatan.

“Di samping menyiapkan ruang-ruang isolasi, kami juga menginstal tangki liquid oksigen hari ini, karena baru tadi malam masuk dari Cilegon dan mudah-mudahan malam ini selesai,” ungkap Basuki.

Rusun Pasar Rumput

Rusun Pasar Rumput memanfaatkan 3 tower yang ada dengan total 5.952 tempat tidur. Tower 1 akan memanfaatkan 689 unit dengan total 2.067 tempat tidur, Tower 2 sebanyak 606 unit total 1.818 tempat tidur, dan Tower 3 sebanyak 689 unit total 2.067 tempat tidur.

“Untuk Tower 1 sudah  siap beroperasi, sedangkan Tower 2 dan 3 untuk sarana dan prasarana sudah siap dan hari ini sedang dilakukan distribusi alat kesehatan. Tower 2 dan 3 segera dioperasikan apabila Tower 1 sudah penuh,” kata Basuki.

Gedung PKIA Kiara RSCM

Sementara itu, Gedung PKIA Kiara di RSCM akan memanfaatkan bangunan di lantai 4, 5, 6 dan 8, 9, 10 dengan total 394 tempat tidur.

Basuki menyampaikan renovasi PKIA Kiara paling lambat selesai pada tiga pekan ke depan. Hari ini, pihaknya sedang dilakukan koordinasi dengan Direktur RSCM dan Kementerian Kesehatan untuk mematangkan desain RS darurat COVID-19.

“Untuk yang rumah sakit lapangan di daerah-daerah kami siap melaksanakan sesuai dengan perintah BNPB dan Menteri Kesehatan,” ujarnya. (RCS)

Berita Terkait