Kementan Targetkan Produksi Padi 55,2 Juta Ton di 2022

15 September 2021 19:00 WIB

Penulis: Ismail Pohan

Editor: Ismail Pohan

Petani memanen gabah padi di area persawahan kawasan Jonggol, Jawa Barat, Rabu, 15 September 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan produksi padi pada tahun 2022 sebesar 55,20 juta ton dalam rangka menjalankan program prioritas yakni peningkatan ketersediaan, akses, dan kualitas konsumsi pangan.

Jika dibandingkan dengan data produksi padi tahun 2020 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik, target produksi gabah tahun 2022 hanya naik sedikit. Pada 2020 BPS mencatat produksi padi di Indonesia mencapai 54,65 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) yang jika dikonversi menjadi beras sebesar 31,33 juta ton.

Untuk mencapai target tersebut, Kementan akan menggunakan pagu anggaran sebesar Rp14,451 triliun yang dialokasikan pada lima program, yaitu program ketersediaan, akses, dan konsumsi pangan berkualitas sebesar Rp6,49 triliun, program nilai tambah dan daya saing industri Rp1,73 triliun, program riset dan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi sebesar Rp356 miliar. Selain itu anggaran juga digunakan untuk program pendidikan dan pelatihan vokasi Rp770 miliar, dan program dukungan manajemen Rp5,09 triliun.

Prioritas program Kementan sendiri yaitu untuk peningkatan ketersediaan, akses dan kualitas konsumsi pangan serta peningkatan nilai tambah, lapangan pekerjaan dan investasi di sektor rill serta industrialisasi. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Berita Terkait