Kemensos Ajukan Anggaran Rp23,8 Triliun untuk BPNT dan Anak Yatim

26 Agustus 2021 16:35 WIB

Penulis: Ismail Pohan

Editor: Ismail Pohan

Menteri Sosial Tri Rismaharini bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 26 Agustus 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

Kementerian Sosial (Kemensos) mengusulkan tambahan anggaran 2022 sebesar Rp 23,8 triliun dari pagu anggaran yang telah diberikan Kementerian Keuangan sebesar Rp Rp 78,2 triliun. Usulan penambahan ini diperuntukkan bagi tambahan bantuan pangan non tunai (BPNT)/kartu sembako atas usulan daerah dan santunan anak yatim di 2022.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan memang pagu anggaran Kemensos pada 2022 menurun 26,79 persen dari pagu anggaran 2021 yang sebesar Rp 106,89 triliun. Namun Mensos yang akrab disapa Risma ini, berharap pengurangan pagu anggaran tersebut tidak mengganggu program perlindungan sosial yang sudah reguler dijalankan. 

Penambahan 5,9 juta KPM di program BPNT ini, diluar jumlah 18,8 juta BPNT  sebesar Rp 45,1 triliun dan 10 juta KPM di program keluarga harapan (PKH) sebesar Rp 28,7 triliun yang sudah masuk di pagu anggaran 2022. Tambahn 5,9 juta KPM kartu sembako ini tambahan dari daerah.

Jadi tambahan dari pagu anggaran 2022 nanti hanya di kartu sembako sebesar 5,9 juta KPM, dimana diberikan Rp 200 ribu/bulan selama 12 bulan. Sehingga besaran tambahan untuk kartu sembako sebanyak Rp 14,8 triliun. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Berita Terkait