Kemenparekraf Bikin Gerakan 100.000 Masker Kain

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong desainer lokal untuk membuat gerakan 100.000 masker kain. Gerakan ini memproduksi 100.000 masker kain dan akan dibagikan kepada masyarakat untuk menekan penyebaran virus corona (COVID-19).

Plt Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekaf Josua Puji Mulia Simanjuntak menjelaskan bahwa gerakan tersebut terbuka bagi para pelaku atau desainer lokal subsektor fesyen di Indonesia.

“Gerakan Masker Kain bertekad bisa memproduksi total 100.000 masker kain yang akan didistribusikan kepada pekerja pariwisata (PHRI), pekerja kreatif (asosiasi kreatif), pekerja publik (Transjakarta, MRT, Pertamina, dan sebagainya) serta pekerja sektor lainnya yang diusulkan,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 2 Maret 2020.

Masker kain dipilih lantaran dianggap cukup memadai bagi mereka yang sehat. Dengan langkah tersebut, kebutuhan masker medis akan lebih mudah didapatkan bagi yang lebih membutuhkan seperti tenaga medis, orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan positif COVID-19.

“Masker yang terbuat dari kain ini telah diteliti cukup untuk meminimalisasi kontak langsung dengan debu, virus, dan droplets di luar rumah jika memang tidak dapat melakukan Work From Home dan harus berinteraksi dengan banyak orang,” katanya.

Josua mengaku, gerakan ini muncul sebagai bentuk keprihatinan, mengingat masker saat ini menjadi barang langka di pasaran. Di samping itu, upaya ini juga merupakan langkah dalam rangka menggerakkan usaha para desainer lokal dari sektor fesyen Indonesia yang ikut terdampak pandemi COVID-19.

Pendaftaran untuk terlibat dalam gerakan ini dimulai pada 1—5 April 2020. Pendaftar dapat mengisi formulir melalui tautan bit.ly/GerakanMaskerKain. (SKO)

Tags:
CoronapastiberlaluCovid-19KemenparekafKementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifMaskerMasker kain
%d blogger menyukai ini: