Kembali Terseok-Seok, IHSG Berakhir Kontraksi 2,12 Persen ke Level 6.671

12 Mei 2022 13:20 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Rizky C. Septania

Karyawan melintas di depan layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin, 9 Mei 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA – Setelah sempat bangkit kemarin,  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I kembali bergerak di zona negatif. 

Sepanjang perdagangan sesi pertama, IHSG drop 144,68 poin atau 2,12% ke level 6.671. Bergerak turun dari harga pembukaan, IHSG terus melorot dan menyentuh titik terendahnya di 6.664. Senasib, LQ45 juga berakhir kontraksi 1,79% ke 1.007.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 883.512 ribu kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,65 miliar lembar saham senilai Rp9,57 triliun. Sebanyak 149 saham naik, 389 saham turun, dan 134 saham stagnan.

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (nett sell) senilai Rp3 triliun. Terbanyak, asing menjual 3 saham, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp387,5 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp81,0 miliar, dan PT Merdeka Cooper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp63,9 miliar.

Sedangkan asing membukukan aksi beli bersih (nett buy) senilai Rp. Terbanyak, asing membeli PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) senilai Rp110,4 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp55,3 miliar, dan PT Astra Internasional Tbk (ASII) Rp51 miliar. 

Adapun saham-saham yang berada di jajaran top gainers, yaitu saham PT SLJ Global Tbk (SULI) naik 32,69%, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) naik 22,93%, dan PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) naik 21,05%.

Sebaliknya, saham-saham yang berada di jajaran top losers, adalah saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turun  6,94%, PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) turun 6,67%, dan saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) turun 6,64%.

Tak hanya IHSG, bursa Asia juga didominasi oleh pelemahan kecuali Shanghai Composite Index (Shanghai) naik 0,17%. Lainnya, Straits Times Index di Singapura terkoreksi 0,75%, Nikkei 225 Index di Tokyo turun 1,41%, dan Hang Seng Index (Hongkong) turun 1,05%.

Berita Terkait