Kembali Terkoreksi, IHSG Ditutup di Zona Merah ke Level 7.141

02 Juni 2022 12:40 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Fakhri Rezy

Karyawan beraktivitas di dekat layar monitor pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu, 6 April 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi 0,10% atau 6,98 poin ke level 7.141 pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis 2 Juni 2022.

IHSG mencapai titik tertingginya di 7.209 dan level terendahnya di 7.117. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1,07 miliar kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,87 miliar lembar saham senilai Rp11,77 triliun. Sebanyak 270 saham naik, 255 saham turun, dan 164 saham stagnan.


Investor asing telah melakukan aksi jual (nett sell) senilai Rp3,5 triliun. Adapun saham yang paling banyak dijual adalah PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp205,9 miliar, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp82,6triliun, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) Rp43,7 miliar.

Sementara itu, transaksi beli saham dari investor asing hari ini alias nett buy bernilai Rp3,9 triliun. Tiga saham terlaris yaitu PT Astra Internasional Tbk (TLKM) Rp107,6 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp98,5 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp84,2 miliar.

Emiten yang menjadi top gainers di sesi adalah PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) naik 24,59%, PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) naik 17,82%, dan PT Kabelindo Murni Tbk (KBLM) naik 15,38%.

Sebaliknya, jajaran top losers hari ini yaitu, PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) turun 6,85%, PT Bank Neo Commerce (BBYB) turun 6,76%, dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turun 5,83%.

Tags:IHSG

Berita Terkait