Kebijakan Privasi Baru WhatsApp Mulai Berlaku, Ini yang Akan Terjadi Jika Anda Tidak Segera Menyetujuinya

15 Mei 2021 19:34 WIB

Penulis: Justina Nur Landhiani

Ilustrasi aplikasi pesan WhatsApp, Facebook, Telegram / Pixabay

JAKARTA – Pembaruan kebijakan privasi WhatsApp mulai berlaku hari ini. Kebijakan privasi baru dari perusahaan milik Facebook tersebut diketahui telah memundurkan tenggat waktunya bagi pengguna untuk menerima persyaratan layanan barunya.

Dikutip dari HT Tech, kebijakan privasi baru WhatsApp seharusnya berlaku pada 8 Februari lalu. Tetapi karena hal ini menimbulkan reaksi besar dari pengguna WhatsApp, maka pembaruan tersebut ditunda hingga 15 Mei.

Hal ini berarti pengguna WhatsApp harus menerima persyaratan layanan baru atau kehilangan akses ke akun mereka. Tetapi WhatsApp kemudian melonggarkan tenggat waktu ini lagi dengan mengatakan bahwa hal itu tidak akan menghapus akun apa pun tetapi akan segera mulai membatasi fitur yang akan didapat oleh pengguna.

Oleh karena itu, Anda dapat terus menggunakan WhatsApp meskipun Anda belum menerima persyaratan kebijakan privasi WhatsApp yang baru. Namun, pada akhirnya Anda harus melakukannya jika ingin terus menggunakan layanan WhatsApp.

Pengguna WhatsApp yang tidak segera menerima kebijakan privasi WhatsApp yang baru juga akan memiliki fungsi atau layanan akun WhatsApp yang lebih terbatas daripada sebelumnya. Pengguna WhatsApp yang tidak segera menyetujui kebijakan privasi baru juga tidak akan dapat mengakses daftar obrolan mereka tetapi mereka tetap dapat menjawab panggilan suara dan video.

WhatsApp juga akan memungkinkan pengguna untuk memanggil kembali panggilan suara atau video yang tidak terjawab. Pemberitahuan juga akan terus berdatangan dan pengguna akan dapat membaca pesan, dan menanggapinya juga.

Namun, hal ini akan berlanjut hanya selama beberapa minggu karena WhatsApp pada akhirnya akan melarang pengguna menerima panggilan masuk atau pemberitahuan yang pada dasarnya benar-benar menghentikan layanan pada pengguna yang tidak menyetujui kebijakan privasi WhatsApp yang baru.

Berita Terkait