Kartu Prakerja Gelombang 18, Hanya Lolos 800.000 Orang

24 Agustus 2021 04:04 WIB

Penulis: Fachrizal

Editor: Sukirno

Menteri Keuangan Sri Mulyani berbincang dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat hadir mengikuti sidang tahunan MPR, DPR, dan DPD RI di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 16 Agustus 2021. Foto: POOL/Sopian (POOL/Sopian)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap sebanyak 3.181.661 orang telah mendaftar program Kartu Prakerja gelombang 18. Pendaftaran peserta gelombang 18 ini telah ditutup pada 19 Agustus 2021.

Airlangga menyebut dari lebih 3 juta pendaftar, yang lolos persyaratan awal sebanyak 2.038.300, dan yang tersisihkan di tahap persyaratan yaitu sebanyak 1.143.361 orang. Adapun, peserta yang resmi menjadi penerima Kartu Prakerja gelombang 18 hanya 800.000 orang. 

“Yang diterima sebanyak 800.000 orang, dan pendaftaran terakhir pada 19 Agustus, kini tinggal menunggu penetapan,” jelas Airlangga pada Konferensi Pers Evaluasi dan Penerapan PPKM, Senin 23 Agustus 2021.

Dari gelombang 1 yang dimulai pada April 2020, hingga gelombang 18, terdapat 67,6 juta orang yang berminat mendaftar program Kartu Prakerja. Sementara pada semester I-2021, Airlangga mencatat sudah ada 2.772.880 orang penerima Kartu Prakerja. 

Selain itu, Airlangga menyebut periode semester II-2021 dimulai dengan gelombang 18 dengan target 3,1 juta orang menerima tambahan anggaran untuk bansos Kartu Prakerja.

 “Semester kedua ini dimulai dengan batch 18, dan ditargetkan untuk 3,1 juta yang mendapatkan tambahan anggaran sebanyak Rp1,2 triliun,” tuturnya.

Berita Terkait