Kampus NgaDIGI Bank BJB Dorong Cashless Society

JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten Tbk (BJBR) meluncurkan program Kampus NgaDIGI sebagai upaya mendorong transformasi digital di ranah pendidikan.

Layanan finansial tersebut melayani fasilitas pembayaran iuran kuliah secara digital.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto mengatakan, program ini dapat memudahkan para mahasiswa untuk melakukan transaksi pembayaran tanpa kontak fisik.

“Dengan Kampus NgaDIGI, mahasiswa dapat membayar secara digital tanpa harus membawa uang tunai,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu, 4 November 2020.

Menurutnya, pandemi telah mengubah situasi dunia pendidikan. Digitalisasi pun tak hanya terjadi dalam hal pembelajaran.

Aspek-aspek penunjang operasional akademik juga menyesuaikan diri, termasuk pembayaran iuran pendidikan yang diarahkan untuk memanfaatkan perangkat digital.

“Kondisi inilah yang menjadi momentum untuk bertransformasi membuka ruang di ranah akademik,” tambahnya. Inovasi tersebut mesti dilakukan demi menjawab tantangan perubahan zaman.

Adapun fasilitas pembayaran cashless ini telah diterapkan di beberapa kampus di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

Dikatakan, pihak terkait, yakni Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon, pemerintah, dan dinas pendidikan setempat telah melakukan pengaplikasian quick response Indonesia Standart (QRIS) di lingkungan universitas.

“Ini merupakan wujud implementasi atas dukungan gerakan cashless society,” jelasnya.

Pembayaran layanan pendidikan, kata Widi, dapat dilakukan dengan melakukan pemindaian kode QRIS pada aplikasi mobile banking Bank BJB DIGI maupun BJB DigiCash yang disediakan oleh pihak kampus. (SKO)

Tags:
Bank BJBbank digitalBJBRDigiCashDigital BankingDigital Perbankandigitalisasi bankKampus NgaDIGIPT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten TbkWidi Hartoto
Aprilia Ciptaning

Aprilia Ciptaning

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: