Kaesang Borong 188,24 Juta Saham PMMP, Genggam 8 Persen Kepemilikan Saham

09 November 2021 15:00 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Vega Aulia

Proses produksi di PT Panca Mitra Multiperdana Tbk /Foto: Tangkapan layar YouTube PT Panca Mitra Multiperdana Tbk

JAKARTA – Emiten pengolah makanan beku berbasis udang, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) mengumumkan perubahan kepemilikan saham dan perjanjian kerja sama strategis dengan GK Hebat milik Kaesang Pangarep. GK Hebat adalah entitas yang bergerak dalam bidang akselerasi bisnis pengolahan makanan dan minuman.

Melalui keterangan resmi yang dirilis Selasa, 9 November 2021, PT Harapan Bangsa Kita alias GK Hebat membeli 188.240.000 lembar saham atau setara 8% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam PMMP pada harga Rp490 per saham.

Dengan begitu, Kaesang melalui GK Hebat menggelontorkan dana sebesar Rp92,2 miliar dalam pembelian saham tersebut. Adapun transaksi ini bersifat investasi sebagai portofolio saham secara langsung. GK Hebat membeli saham tersebut dari PT Tiga Makin Jaya. 

Selain itu, GK Hebat dan PMMP turut sepakat untuk bekerja sama dalam menjajaki sejumlah peluang bisnis terkait produk, serta akan mendukung perseroan dalam melakukan adaptasi digital serta meningkatkan literasi digital dalam seluruh proses operasional PMMP. 

Kerja sama strategis ini juga bertujuan untuk memperluas pasar domestik perseroan melalui merek Ebinoya agar mampu meningkatkan penetrasi ke dalam pasar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sedang berkembang pesat saat ini. 

Direktur Utama PMMP Martinus Soesilo mengatakan keduanya akan bersama-sama membentuk tim digitalisasi, didukung oleh salah satu lini bisnis GK Hebat yaitu GK Plug and Play. Harapannya, dapat menghasilkan inovasi digital yang bisa diimplementasikan untuk meningkatkan kinerja PMMP.

“Kami menyambut baik adanya kerja sama strategis ini untuk meningkatkan penetrasi pasar lokal Perseroan, khususnya pada sektor UMKM,” ujarnya, Selasa, 9 November 2021.

Diwartakan sebelumnya, PMMP sedang berfokus untuk melakukan penetrasi lokal melalui brand Ebinoya, sebagai bagian dari strategi bisnis untuk meningkatkan kinerja pada tahun-tahun berikutnya. 

“Kami targetkan pendapatan usaha dari segmen domestik kami mampu tumbuh sekitar 50 – 70 persen secara CAGR (compound annual growth rate) selama 5 tahun ke depan,” tutur Martinus.

Berdasarkan data RTI, sepanjang tahun ini pergerakan saham PMMP tergolong cukup baik. Secara year-to-date (ytd), saham PMMP mampu naik sebesar 107% dan bertengger pada harga Rp530 pada penutupan perdagangan Senin, 8 November 2021.

Berita Terkait