KA Bandara Mulai Beroperasi, Pariwisata di Yogyakarta Diharapkan Ikut Menggeliat

06 September 2021 04:00 WIB

Penulis: Rizky C. Septania

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi dan rombongan menjajal KA Bandara pada Sabtu (4/9/2021). (Jogjakota.go.id)

YOGYAKARTA – Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menilai seluruh sarana dan prasarana Kereta Api (KA) Bandara sudah sangat memadai, terutama dalam penerapan protocol Kesehatan COVID-19. Hal itu dikatakan Wawali saat menjajal KA Bandara, Sabtu (4/9/2021).

Menurutnya, perjalanan dengan KA Bandara selama proses uji coba berjalan lancar dan tidak ada hambatan. Selama perjalanan, Wawali dan rombongan disuguhkan pemandangan hamparan sawah yang sangat indah.

"Ini adalah transportasi alternatif bagi mereka yang ingin menunjukkan YIA, untuk sarana dan prasarana sudah sangat baik. Waktu tempuh pun sesuai rencana yang ditetapkan yaitu 40 menit," jelasnya, Sabtu (4/9/2021). 

Wawali mengungkapkan perjalanan KA Bandara selama proses uji coba berjalan cukup lancar dan tidak ada hambatan selama perjalanan.

Heroe berharap adanya KA Bandara ini dapat menambah geliat pariwisata di Kota Yogyakarta. Apalagi setelah situasi mulai normal dari pandemi COVID-19.

"Kereta ini dari YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta yang berada di pusat Kota, artinya wisatawan yang datang nantinya bisa langsung menuju di kawasan Malioboro cukup dengan berjalanan kaki yang jaraknya sangat dekat," jelasnya. 

Selama uji coba, KA Bandara diberangkatkan dari Stasiun Tugu Yogyakarta pada pukul 05.00 WIB, 07.20 WIB, 10.55 WIB, dan 14.22 WIB. Untuk saat ini KAI memberikan tarif promo Rp0 (nol rupiah) pada KA Bandara berlaku pada 1-16 September 2021. Setelah periode promo tersebut berakhir atau mulai tanggal 17 September 2021 akan mengikuti aturan yang berlaku. 

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta, Supriyanto mengatakan untuk tarif setelah promo berakhir rute Yogyakarta menuju YIA sebesar Rp20.000, sedangkan untuk Yogyakarta menuju Wates sebesar Rp10.000, dan Wates menuju Bandara I sebesar Rp20.000.

"Kuota penjualan 50 persen dari kapasitas KA, satu-satunya stasiun pemberhentian antara Yogyakarta hingga YIA adalah di Stasiun Wates di Kabupaten Kulon Progo," jelasnya. 

Stasiun Wates tersebut, lanjutnya, nantinya akan difungsikan layaknya hub untuk menghubungkan penumpang dari Kutoarjo yang naik KA Prambanan Ekspress.

"Jadi penumpang bisa melanjutkan perjalanan ke bandara menggunakan KA Bandara YIA," katanya. (*)

 

Tulisan ini telah tayang di jogjaaja.com oleh Tyo S pada 05 Sep 2021 

Berita Terkait