Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 9 Juta, Generasi Muda Mendominasi

28 Juni 2022 11:21 WIB

Penulis: Merina

Editor: Fakhri Rezy

Kantor pusat Bursa Efek Indonesia (BEI) di kawasan Senayan, Jakarta. (TrenAsia (Ismail Pohan))

JAKARTA- Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, saat ini jumlah investor pasar modal telah melampaui 9 juta investor yang di dominasi oleh para  generasi muda.

Dalam  agenda GI BEI Gathering 2022 dengan tema ‘Yang Baru di Pasar Modal Indonesia’, Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengungkapkan, jumlah investor pasar modal telah meningkat lebih dari 1,57 juta single investor identification (SID)  atau 21% dari tahun sebelumnya. 

“Dari total jumlah investor pasar modal Indonesia tersebut, sebanyak 81,74% di antaranya, didominasi oleh investor muda,” ujar Inarno dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa, 28 Juni 2022.

Selain itu, Jumlah investor saham telah meningkat menjadi 3.988.341 SID per 24 Juni 2022 setara dengan meningkat lebih dari 536 ribu SID atau 15,6 % dari tahun sebelumnya.

Menurut Inarno Capaian tersebut diperoleh berkat dukungan, kolaborasi, dan sinergi yang baik antara OJK, Self-Regulatory Organization (SRO) serta seluruh stakeholders pasar modal Indonesia.

Seiringan dengan peningkatan jumlah investor ini,hingga pertengahan tahun 2022, telah terlaksana 3.893 kegiatan edukasi pasar modal di seluruh Indonesia yang diikuti oleh 312.906 peserta yang sebagian besar kegiatan ini diadakan dengan dukungan dari GI BEI di seluruh Indonesia yang saat ini sudah berjumlah 702.

“Acara hari ini juga menjadi salah satu sarana agar kita bisa membangun sinergi yang baik dan network dengan sesama GI BEI di seluruh Indonesia, serta berbagi pengalaman sekaligus berita terkini, sehingga ada kesamaan informasi yang kita terima bersama,” ujar Inarno," tambah Inarno.

Adapun GI BEI merupakan hasil kolaborasi antara BEI dan Perguruan Tinggi atau Sekolah Lanjutan atau Institusi, dan Perusahaan Sekuritas, memiliki peran penting dalam pengembangan pasar modal di Indonesia. GI BEI  berfungsi untuk menjembatani antara pasar modal dan civitas akademis maupun masyarakat di sekitar Perguruan Tinggi.

Berita Terkait